Hilang 10 Bulan, Ternyata Bunga Digarap Pria Beristri Hingga Hamil

Hilang 10 Bulan, Ternyata Bunga Digarap Pria Beristri Hingga Hamil

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI – Bunga (bukan nama sebenarnya) warga salah satu Desa di Kecamatan Kumpeh Ulu diketahui menghilang sejak 2 Agustus 2018 lalu. Ternyata Bunga dibawa kabur oleh Suwar (23) buruh di PT Epil di Dusun Pematang Bedaro, Desa Teluk Raya, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muarojambi.

 

Selama itu juga, Bunga digauli buruh yang ternyata sudah berisitri ini hingga hamil lima bulan. Suwar diamankan polisi di Provinsi Riau tepatnya di camp PT Sinaga Kecamatan Perenap, Kabupaten Indragiri Hulu.

 

"Pelaku ini kita amankan pada 14 Juni lalu saat tengah bekerja di perusahaan tersebut," ungkap Kasat Reskrim Muarojambi AKP George Aleksander Pakke Rabu (19/6/19).

 

Diceritakan Kasat, aksi bejat pelaku bermula usai berkenalan dengan korban sejak bulan Juli 2018. Kala itu, pelaku berjumpa di rumah korban saat membeli bensin dan rokok. Selanjutnya pelaku dan korban pun mulai dekat. Pada 1 Agustus pelaku mengajak korban ke camp tempatnya bekerja di Kumpeh Ulu dan di sana pelaku berhasil merayu korban untuk diajak melakukan hubungan layaknya suami istri.

 

"Mereka menginap di sana selama 1 hari. Pada 2 Agustus 2018, pelaku mengantarkan korban ke rumahnya. Kemudian, dihari itu juga pelaku kembali menjemput korban dan dibawa kabur ke Provinsi Riau ke rumah pelaku," katanya.

 

Saat dibawa kabur, korban hanya tidak membawa apapun hanya baju di badan. Di sana ternyata pelaku itu sudah mempunyai seorang istri dan anak. Pelaku membawa korban tersebut ke rumah istri korban, dan tinggal bersamaan di mess PT Sinaga.

 

“Korban itu diajaknya tinggal di rumah dia (pelaku, red) bersamaan dengan istrinya. Korban juga sering di setubuhi pelaku dan mendapat kekerasan dari pelaku. Dan saat diiterogasi pelaku mengakui semua perbuatannya," tutur mantan Kasat Reskrim Polres Sarolangun ini.

 

Atas perbuatannya, pelaku dijerat UU tentang Persetubuhan dan Pencabulan terhadap anak dibawah umur dan kemudian melarikan anak dibawah umur, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76D Jo Pasal 81 ayat (1) dan (2) dan Pasal 76E Jo Pasal 82 ayat (1) UU RI No 23 Tahun 2002 sebagimana telah diperbaharui oleh UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu No 1 Tahun 2016 tentang perubahan kefua atas UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU dan Pasal 332 KUHP ayat (1) ke 2.

 

"Pelaku diancam kurungan selama 15 tahun penjara," tandasnya. (RED)

 

Kontributor : Romi R