Intensitas Hujan Tinggi, Banjir Mengancam Warga yang Tinggal di Bantaran Sungai Batanghari

Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Jambi dan kabupaten sekitarnya, akhir-akhir ini membuat tinggi muka air Sungai Batanghari naik dengan signifikan.

Intensitas Hujan Tinggi, Banjir Mengancam Warga yang Tinggal di Bantaran Sungai Batanghari
Sungai Batanghari dan Jembatan Gentala Arasy (ist)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Jambi dan kabupaten sekitarnya, akhir-akhir ini membuat tinggi muka air Sungai Batanghari naik dengan signifikan. 

Kondisi itu membuat Petugas Pantau Pos Duga Air Otomatis terus bersiaga, apalagi kondisi cuaca saat ini masih musim hujan.

Petugas Pantau Pos Duga Air Otomatis Tanggo Rajo Ancol Kota Jambi, Syahruddin meminta warga di bantaran dan bibir Sungai Batanghari siaga dan waspada. 

"Pada pemantauan sesi pagi hari, ketinggian muka air di Kota Jambi sudah mencapai 11,82 meter," kata Syahruddin kepada Brito.id, Minggu 26 September 2021.

Syahruddin mengatakan dalam beberapa minggu terakhir ini, kenaikan tinggi muka air di Sungai Batanghari Jambi mendadak naik setelah hujan yang terjadi di wilayah Provinsi Jambi meningkat. 

“Kenaikan tersebut, mulai terasa sejak beberapa minggu terakhir,” kata Syahruddin. 

Namun disisi lain, permintaan dirinya bagi warga untuk siaga dan waspada, sebab hujan di wilayah Provinsi Jambi khususnya Kota Jambi masih bertahan dengan intensitas sedang. Artinya ada kemungkinan, kenaikan air Sungai Batanghari bisa bertambah dengan curah hujan yang tinggi. 

“Kenaikan tinggi muka air sungai Batanghari masih akan terus terjadi jika wilayah hulu Provinsi Jambi terus diguyur hujan. Air ini tinggi biasanya karena hujan di daerah Kerinci, Merangin, Bungo, Tebo dan batas Sumbar dan Jambi,” kata Syahruddin. 

Syahruddin menjelaskan, penambahan debit air tersebut tidak akan terlalu signifikan lantaran air laut di bagian hilir sungai Batanghari, masih bisa dikatakan aman. 

"Namun yang kita takutkan hujan juga merata hingga di wilayah Hulu Provinsi Jambi. Semoga saja hujan hanya di sini dan segera mereda dan penambahan debit tidak terlalu signifikan artinya dalam kondisi tidak pasang," bebernya. 

Syahruddin menyebutkan, adapun ketinggian yang paling maksimal sejauh ini pernah mencapai setinggi 14,20 Meter pada pertengahan 2020 lalu.

"Dengan artian, angka ini masih jauh dengan status Siaga. Untuk status Siaga 3 berada pada ketinggian air 13,87 meter. Untuk Siaga 2, 14,37 meter dan Siaga 1, 14,87," pungkasnya. 

Kontributor: Loadry Apryaldo
Editor: Rhizki Okfiandi