Istri Selingkuh Kontraktor Migas Jambi, Lapor ke Polresta Jambi

Istri Selingkuh Kontraktor Migas Jambi, Lapor ke Polresta Jambi

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Seorang kontrakor dibidang eksplorasi minyak bumi dan gas (Migas) di Jambi melaporkan istrinya ke Polresta Jambi dalam kasus dugaan perzinaan atau perselingkuhan sesuai pasal 284 KUHP.

 

Kuasa hukum Casidy Tjuanda seorang kontraktor migas terkenal di Jambi, Leo Irfan Purba di Jambi, Rabu (22/5/2019) mengatakan, kliennya telah melaporkan Elliawati istri Casidy ke Polresta Jambi namun sampai saat ini kasusnya terkesan jalan ditempat dan diduga ada diintervensi oleh oknum perwira di Mapolda Jambi.

 

Casidy Tjuanda melalui Penasehat Hukumnya Leo Irfan Purba telah melaporkan sang istri bernama Elliawati ke Polresta Jambi pada 1 Juli 2018 dengan pasal 284 KUH Pidana, namun sampai saat ini tidak ada perkembangannya. Dan, atas kasus itu pihaknya menduga ada intervensi oleh seorang perwira di Polda Jambi sehingga perjalanan perkara itu tidak sesuai prosedur proses hukum yang sebenarnya.

 

"Maka dari itu kami minta keadilan yang sebenarnya walaupun klien saya Casidy juga telah menjadi terdakwa dalam kasus penggelapan yang dilaporkan sang istri Elliawati ke Mapolda Jambi," katanya.

 

Dikatakannya, saat ini Casidy dituntut dengan hukuman empat tahun penjara dan perkaranya dalam proses menunggu keputusan hakim Pengadilan Negeri Jambi.

 

Pengacara Casidy, Le mengatakan kliennya dilaporkan ke Polda Jambi oleh sang istri Elliawati pada 1 September 2016 dengan laporan Polisi nomor : LP/B-323/IX/2016/Jambi/SPKT dengan dugaan tindak pidana pemalsuan surat atau pengelapan dalam jabatan atau pengelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 263 KUH Pidana atau pasal 374 KUH Pidana Jo Pasal 372 KUH Pidana terkait terkait dengan PT Bumi Jambi perusahaan dibidang kontraktor migas.

 

Leo juga menjelaskan bahwa terkait dengan laporan Elliawati di Polda Jambi sungguh sangat tidak mencerminkan ke profesionalan penyidik karena terindikasi sudah berat sebelah dan kami menemukan adanya pemberian uang ke penyidik melalui salah satu karyawan PT Bumi Jambi.

 

Kemudian, surat penetapan tersangka Casidy Tjuanda terlebih dahulu ke pihak Elliawati karena Casidy Tjuanda belum menerima surat penetapan dirinya sebagai tersangka. Sementara Elliawti melalui pengacaranya dan sudah melampirkan Penetapan Casidy Tjuanda sebagai tersangka sebagai bukti di sidang perdata di PN Jambi.

 

Sementara laporan Casidy di Polsresta Jambi di intervensi bagaimana caranya supaya perkara tersebut tidak bisa naik ke proses penyidikan. Bahkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan oleh penyidik Polresta Jambi pun akhirnya gagal karena pada saat dilakukan olah TKP di rumah Elliawati, penyidik dari Polresta Jambi mendapat telephone dari pejabat dilingkungan Polresta dan memaksa penyidik keluar dari rumah Elliawati sehingga tidak jadilah dilakukan olah TKP tersebut.

 

"Sampai hari ini pun Enteng Limbara yang kami laporkan bersama Elliawati sebagai pasangan selingkuh atau perbuatan perzinaan di Polresta Jambi tidak pernah diperiksa sama sekali dan akhirnya perkara 284 KUP Pidana di Polresta Jambi sekarang ini telah di hentikan karena tidak cukup bukti," kata Leo Irfan Purba. (red)

 

Reporter : Deni S