Jelang Pra-PON, Kontra All Star Sukabumi Tim Sepak Takraw Jambi Memuaskan

Jelang Pra-PON, Kontra All Star Sukabumi Tim Sepak Takraw Jambi Memuaskan
Latih tanding Tim Takraw. (Romi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Jelang menghadapi agenda Pra-PON XX Papua yang akan dilaksanakan 2-7 Agustus mendatang, Tim Sepaktakraw Jambi lakukan pertandingan uji coba. 

Pertandingan uji coba yang digagas Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Jambi dilaksanakan Selasa (30/7/19) melawan tim sepaktakraw Kabupaten/Kota Sukabumi di Training Camp Sukabumi.

"Ini sebagai evaluasi terakhir menjelang "perang" Pra-PON menghadapi Provinsi lainnya untuk lolos PON tahun depan," ungkap Sekjen PSTI Jambi Sudirman Selasa (30/7/19).

Menurut Sudirman hasil uji coba hari ini menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan. Di mana regu putra pertama Jambi bertarung melawan tim Sukabumi All Start. Tim Jambi yang dilatih Deni Alfians diperkuat pemain andalan seperti Zulfian, Alfin dan Dodi berhasil mencukur Tim Sukabumi All Start dengan skor 2-1.

"Hasilnya cukup memuaskan namun memang masih banyak yang perlu diperbaiki khususnya pada sektor pertahanan," cetus Sudirman.

Hasil serupa juga dipetik dalam uji coba tim PSTI Jambi II yang diisi Rahmat, Dwi dan Panji. Mereka berhasil mengalahkan regu Kota Sukabumi yang diperkuat Eman, Nandang dan Wawang dengan skor 2-0. Sementara tim ketiga putra Jambi yang diperkuat Zulfian, Riyeng dan Andika juga  berhasil mengalahkan regu campuran kota dan kabupaten sukabumi dengan hasil identik 2-0.

"Dalam uji coba ini hasil bukanlah patokan dan tujuan akhir tapi bagaimana atlit mampu mengaplikasikan teknis dan tekhnik serta strategi yang dilatih selama ini," terang mantan Komisioner KPUD Muarojambi ini.  

Dalam gelaran Pra-PON nanti, kekuatan tim baik di sektor Putra maupun Putri dinilai sangat berimbang dan merata. Selain itu, babak kualifikasi ini tidak menerapkan batasan umur pemain sehingga setiap pemain potensial dan sudah berpengalaman bisa turut andil.

"Target kita tentu lolos PON. Kalau kekuatan lawan sangat berimbang dan merata. Di Putra ada Sumbar, Riau dan Kepri sementara untuk Putri ada Riau dan Sumbar yang sudah berpengalaman. Untungnya PON kali ini bebas umur sehingga kita bisa menurunkan pemain potensial seperti Zulfian sebagai mantan atlit Timnas yang dulu tidak bisa diturunkan karena terkendala umur," pungkasnya. (RED)


Kontributor : Romi R