Kabar Ratusan TKI Masuk ke Tanjab Barat Dipastikan Hoax, Begini Penjelasannya

Beberapa hari ini, kabar jika beberapa pelabuhan Kualatungkal menjadi pintu masuk perlintasan ratusan TKI pulang kampung, membuat masyarakat Tanjab Barat resah.

Kabar Ratusan TKI Masuk ke Tanjab Barat Dipastikan Hoax, Begini Penjelasannya
Aktivitas di Pelabuhan Kualatungkal Tanjab Barat (Heri Anto/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA TANJAB BARAT - Beberapa hari ini, kabar jika beberapa pelabuhan Kualatungkal menjadi pintu masuk perlintasan ratusan TKI pulang kampung, membuat masyarakat Tanjab Barat resah.

Namun keresahan ini dijawab tim covid 19 Tanjab Barat. Jika hari ini kabar kedatangan ratusan TKI tersebut tidak benar adanya atau Hoax.

Dipimpin Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro, tim Satgas Covid 19 melakukan pemeriksaan langsung pada seluruh penumpang kapal KMP. Satria Pratama yang bertolak dari Batam pada Rabu Sore (25/03/2020) sekitar pukul 15.15 WIB, akhirnya berlabuh di Pelabuhan Roro, Kuala Tungkal pada Kamis (26/03/2020) sekira pukul 07.30 WIB.

Sebanyak 120 orang saat dilakukan pengecekan oleh tim yang sudah menunggu di lokasi, diketahui jika ratusan penumpang itu bukan merupakan TKI. Melainkan terdiri dari penumpang umum yang rata-rata warga Jambi yang bekerja di Batam atau ada bisnis di Batam serta pelajar SMK Taruna Jambi yg kembali dari studi praktik navigasi di Batam.

"Setelah kita lakukan pengecekan ternyata rata-rata penumpang merupakan warga Jambi yang pulang dari Batam dan selebihnya para pelajar SMK Taruna Jambi," tegasnya Kamis (26/3/20).

Sementara itu, Jubir Tim Covid 19 Tanjab Barat Taharudin menjelaskan, terhadap ratusan penumpang yang baru datang tersebut tim yang ada di Pelabuhan Roro segera melakukan pengecekan kesehatan, pengukuran suhu badan dan sterilisasi.

"Mereka kita sterilkan dengan semprot disinfektan dan tahap 2 bilik sterilisasi, serta mewajibkan cuci tangan gunakan sabun, dilanjut wawancara sesuai form deteksi Covid 19 dan thermo scanner. Setelah dipastikan steril diperbolehkan melanjutkan pulang," katamya.

Dari Jumlah penumpang 120 orang dan ABK kapal 22 orang Kondisi kesehatan penumpang dinyatakan baik, dengan suhu badan 35,0 hingga 37,1 C

"Berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan 1 penumpang TKI asal Malaysia Inisial Ny. E (42) tahun warga Desa Parit Pudin RT 5 Kualatungkal dan saat ini masuk dalam ODP." Jelasnya.

Taharudin juga menambahkan, yang bersangkutan diberikan edukasi untuk melakukan isolasi mandiri (sesuai dengan SE Menkes No. HK02.01/MENKES/202/2020 tentang protokol Isolasi diri sendri dalam rangka penanganan covid-19.

Penulis: Heri Anto

Editor: Rhizki Okfiandi