Kantor Gojek Disegel Mitra Driver, Fasha: Mereka Tak Pernah Melapor

Dua minggu sudah kantor Gojek di kawasan Cempaka Putih disegel mitra driver. Mereka yang menyegel adalah 36 komunitas Forum Lintas Komunitas Driver Online.

Kantor Gojek Disegel Mitra Driver, Fasha: Mereka Tak Pernah Melapor

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Dua minggu sudah kantor Gojek di kawasan Cempaka Putih disegel mitra driver. Mereka yang menyegel adalah 36 komunitas Forum Lintas Komunitas Driver Online.

Walikota Jambi Syarif Fasha angkat suara mengenai hal ini. Fasha mengatakan sebelumnya PT Gojek Indonesia ketika masuk ke Kota Jambi tidak pernah sama sekali melapor ke jajaran Pemkot.

"Tidak mengatakan salam terhadap kami. Tidak pernah audiensi juga, tidak pernah melibatkan kami, dan tiba-tiba langsung masuk saja ke sini (Kota Jambi)," katanya kepada awak media Selasa (22/8).

Terkait penyegelan itu, Fasha setuju hal tersebut. Ia menganggap Gojek merupakan bentuk usaha yang bisa merugikan masyarakat.

"Saya sudah instruksikan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) segala bentuk usaha yang merugikan masyarakat tutup saja. Sepanjang tidak ada kontribusi untuk kedaerahan mending ditutup saja," tegasnya.

"Kami juga tidak tahu mengenai siapa pengemudinya," lanjut Fasha.

Terutama untuk penggerak operator Gojek di Jambi. Terkecuali angkot, Fasha mengaku sudah ada daftarnya. Sebelumnya, aksi penyegelan kantor Gojek ini berawal atas beberapa tuntutan.

Mereka menuntut mengembalikan skema insentif ke awal dengan bonus Rp300.000,- (point 7,9,12), meminta transformasi terhadap putus mitra (PM)/Suspen peninjauan kembali terhadap akun PM dan tolak migrasi Vendor PM. (ron)