Kasus Covid-19 di Sungaipenuh Naik Drastis, Ini Dia Maklumat Pemuda Muhammadiyah

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sungaipenuh menerbitkan maklumat Nomor 1.0/054/1442 terkait naiknya kasus Covid-19 di Sungaipenuh. Dalam maklumat ini PDPM Sungaipenuh menyatakan prihatin atas wabah Covid-19 yang disebutkan Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh terus mengalami lonjakan dan penyebarannya yang sangat cepat.

Kasus Covid-19 di Sungaipenuh Naik Drastis, Ini Dia Maklumat Pemuda Muhammadiyah
Pemuda Muhammadiyah Sungaipenuh saat membagikan masker gratis. (Brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sungaipenuh menerbitkan maklumat Nomor 1.0/054/1442 terkait naiknya kasus Covid-19 di Sungaipenuh.

Dalam maklumat ini PDPM Sungaipenuh menyatakan prihatin atas wabah Covid-19 yang disebutkan Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh terus mengalami lonjakan dan penyebarannya yang sangat cepat.

"Kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam kepada mereka yang sakit dan sedang menjalani perawatan medis, semoga diberikan kesabaran dan kesembuhan oleh Allah. Selanjutnya Pemuda Muhammadiyah mengapresiasi tenaga kesehatan dan semua pihak yang membantu penanganan Covid-19 di Kota Sungai Penuh," kata Ketua PDPM Sungaipenuh Indra Mustika, Selasa (5/1).

Mempertimbangkan situasi hari ini Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Kota Sungai Penuh menyatakan bahwa covid-19 sebagai musibah luar biasa yang harus mendapat perhatian serius oleh seluruh kalangan, melaksanakan dengan sungguh-sungguh 3M yakni memakai masker, menjaga jarak aman dan mencuci tangan.

Pimpinan Pemuda Muhammadiyah meminta agar Pemerintah Kota melibatkan berbagai pihak untuk bekolaborasi dan bersinergi dalam upaya pencegahan serta sosialisai kebijakan yang transparan dan komprehensif.

Karena itu, Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Kota Sungai Penuh menyampaikan maklumat pertaman kegiatan-kegiatan di bawah Angkatan Muda Muhammadiyah yang melibatkan massa atau seperti pengajian, seminar, pertemuan dan kegiatan sosial agar diselenggarakan dengan cara daring atau dengan membatasi massa.

Kedua, kegiatan-kegiatan di masjid tetap dapat dilaksanakan dengan tetap menjaga protokol kesehatan serta bagi yang sakit untuk melaksanakan ibadah di rumah saja.

"Masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah, agar meningkatkan kewaspadaan dan menjaga diri serta membiasakan pola hidup sehat dan mengikuti protokol pencegahan Covid-19," katanya dalam maklumat.

Kemudian masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah, hendaknya membatasi diri untuk bepergian ke tempat dan kegiatan yang berisiko penularan Covid-19; tempat kerumunan dan daerah-daerah rawan covid.

"Demikian maklumat ini disampaikan untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya. Semoga kita selalu dalam lindungan Allah dan terhindar dari wabah ini," tutupnya. (Ari)