Kasus Kebakaran Gudang Minyak Ilegal di Muarojambi, Pemilik Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kasus kebakaran gudang minyak ilegal di Kelurahan Pijoan Kecamatan Jambi Luar Kota terus bergulir. Kini, penyidik dari Polres Muarojambi sudah menetapkan tersangka untuk kasus tersebut.

Kasus Kebakaran Gudang Minyak Ilegal di Muarojambi, Pemilik Ditetapkan Sebagai Tersangka
Kebakaran Gudang Minyak Ilegal di Muarojambi (ist)

BRITO. ID, BERITA MUAROJAMBI - Kasus kebakaran gudang minyak ilegal di Kelurahan Pijoan Kecamatan Jambi Luar Kota terus bergulir. Kini, penyidik dari Polres Muarojambi sudah menetapkan tersangka untuk kasus tersebut. 

Adalah BS, ia diterapkan tersangka dalam kasus tersebut. BS adalah pemodal sekaligus pemilik gudang sebagai tempat pengolahan minyak mentah menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar tanpa izin yang habis terbakar pada dua pekan lalu tersebut. 

"Sudah ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik akan mengirimkan surat panggilan pertama dan kedua dan apabila pada surat panggilan kedua tidak datang,maka penyidik akan menetapkan sebagai DPO terhadap tersangka BS," Kasat Reskrim Polres Muarojambi AKP Khairunnas. SIK. MH Rabu (27/10/21). 

Kasat bilang, tim penyidik Polres Muarojambi juga sudah mengirimkan Surat Perintah Dimulainya Penyelidikan (SPDP) ke kejaksaan setempat. Sampai saat ini, pihak kepolisian masih terus berupaya mencari keberadaan tersangka. 

"Keberadaan yang bersangkutan masih terus kita cari," kata Kasat. 

Sedangkan untuk penyebab kebakaran, kata Kasat, masih belum diketahui secara pasti. Sampai saat ini, belum ada saksi-saksi yang melihat langsung kejadian kebakaran gudang itu. 

"Kalau penyebab kebakaran kita masih menduga lantaran korsleting dari alat pompa mereka, sehingga menyambar dari pada BBM tersebut," kata Kasat. 

Terkait illegal drilling di Muarojambi, kKasat menyebut, pihak Polres Muarojambi sudah melakukan langkah berupa imbauan, langkah preentif, preventif juga sudah dilaksanakan. Selain itu, pihaknya mengaku juga sudah berkoordinasi dengan Pemda untuk melakukan penertiban serta penegakan hukum.

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi