LAPOR PAK BUPATI!! Warga Pamenang Selatan Mengeluh Pasang PDAM Bayar Hingga Rp1,5 Juta

LAPOR PAK BUPATI!! Warga Pamenang Selatan Mengeluh Pasang PDAM Bayar Hingga Rp1,5 Juta
Meteran air bersih (Rhizki/brito.id)

BRITO.ID, BERITA MERANGIN - Warga masyarakat Kecamatan Pamenang Selatan mengeluhkan mahalnya biaya pemasangan meteran PDAM. Untuk pemasangan satu unit meteran PDAM ke rumah warga dikenakan biaya hingga jutaan rupiah.

Belum lagi lamanya pemasangan juga menjadi kendala, bagi warga yang akan menikmati air PDAM ke rumah warga.

"Biaya pemasangan meteran PDAM ke rumah warga bisa di kenakan jutaan rupiah,tentu saja ini sangat berat bagi kami," ungkap Yono, Senin (30/9).

Besaran biaya yang dikenakan selalu dikaitkan dengan panjang pipa yang di sambung ke pipa induk.

"Alasannya jauh dari pipa induk,padahal jaringan pipa induk melintas depan rumah,jadi tidak masuk akal,Saya saja diminta biaya Rp 1,5 juta rupiah makanya saya tidak jadi masang," ucapnya lagi.

Hal senada juga dikeluhkan Slamet. Dirinya pernah diminta membayar Rp1,5 juta kalau mau masang meteran PDAM.

"Saya diminta bayar Rp1,5 juta kalau mau menikmati air PDAM, mendingan saya buat sumur sendiri yang jelas tidak ada macetnya," ujarnya.

Antoni Staf Kantor PDAM Merangin, menjelaskan bahwa biaya pemasangan tidaklah mahal. Hanya dikenakan biaya berkisar Rp600 ribu hingga Rp700 ribu permeteran.

"Biaya pemasangan sudah ada patokan harganya. Dan tidaklah sampai jutaan, jika dari pipa induk dekat maka biayanya murah," ungkap Antoni.

Semetara untuk biaya pemasangan yang mencapai jutaan rupiah. Maka warga yang ingin memasang hendaknya untuk bisa datang ke Kantor PDAM Merangin.

"Silahkan datang ke kantor dan kalau perlu bawa kuitansi pembayaran jika lebih dari harga kantor. Kita akan laporkan kepada pimpinan PDAM Merangin," ucapnya. (RED)

Kontributor : Rhizki Okfiandi