Larang Pegawainya Fasilitasi Handphone ke Warga Binaan, Kalapas Perempuan Jambi: Mau Telpon, Pakai Wartel di Sana

Seluruh pegawai Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Klas IIB Jambi dilarang keras memfasilitasi para warga binaan untuk mempergunakan handphone secara ilegal.

Larang Pegawainya Fasilitasi Handphone ke Warga Binaan, Kalapas Perempuan Jambi: Mau Telpon, Pakai Wartel di Sana
Kalapas Perempuan Jambi Saat Menandatangani Fatwa Bersama (ist)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Seluruh pegawai Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Klas IIB Jambi dilarang keras memfasilitasi para warga binaan untuk mempergunakan handphone secara ilegal. 

Ini semua sesuai dengan komitmen untuk mewujudkan Zero Halinar di lapas perempuan tersebut. Selain handphone ilegal, termasuk di dalamnya Pungli dan Narkoba. 

"Kita selalu ingatkan kepada pegawai kita agar jangan pernah memfasilitasi WBP pergunakan handphone secara ilegal," kata Kepala LPP KLas IIB Jambi Triana Agustin Selasa (28/9/21). 

Untuk mewujudkan hal tersebut, dalam apel yang digelar pagi tadi, para pegawai di lapas perempuan Jambi (Lapuanja) meneken petisi Zero Halinar. Tak cukup di situ, sebagai implementasinya, setiap pegawai dilarang membawa barang bawaan ke dalam blok lapas perempuan. 

"Untuk menjalankan komitmen tersebut, seluruh pegawai juga telah melaksanakan peraturan sesuai dengan komitmen Zero Halinar, yaitu dengan menitipkan semua barang bawaan di loker yang telah disediakan di portir P2U," kata Kalapas. 

Bagi para warga binaan yang ingin berkomunikasi dengan keluarga, kata Kalapas, bisa menggunakan fasilitas wartel yang telah disediakan oleh pihak Lapas. 

"Kalau mau berkomunikasi dengan keluarga bisa ke wartel yang sudah disediakan. Intinya ini adalah komitmen bersama untuk mewujudkan Zero Halinar di Lapuanja," kata Kalapas. 

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi