Mafia Proyek di Tanjab Barat Terus Bergentayangan, Gapensi Sebut Hanya Kabar Burung

Adanya isu mafia proyek APBD Tanjab Barat nampaknya bukan isapan jempol belaka. Satu persatu bukti banyaknya kejanggalan pelaksanaan pembangunan menggunakan APBD Kabupaten Tanjab Barat kini mulai terlihat.

Mafia Proyek di Tanjab Barat Terus Bergentayangan, Gapensi Sebut Hanya Kabar Burung
Ketua Gapensi Tanjab Barat Abdurrahman Jamalia (ist)

BRITO.ID, BERITA TANJAB BARAT- Adanya isu mafia proyek APBD Tanjab Barat nampaknya bukan isapan jempol belaka. Satu persatu bukti banyaknya kejanggalan pelaksanaan pembangunan menggunakan APBD Kabupaten Tanjab Barat kini mulai terlihat.

Pergerakan para mafia proyek ini membuat negeri serengkuh dayung serentak ke tujuan, kembali gaduh lantaran kabar jual beli proyek bayangan.

Bahkan, dalang atau pelaku utama mafia proyek tersebut berani mengutus makelar mengeluarkan bukti kuitansi perjanjian dengan materai untuk inden atau pemesanan proyek.

Tujuannya jelas, perjanjian dikeluarkan dengan alasan meminta bayaran di awal atas potongan fee proyek.

"Beberapa rekanan ragu untuk memberikan setoran fee untuk proyek APBD P ini, dikarenakan kondisi apakah ada atau tidak proyek nya, dibahas saja belum, RKA sudah keliling dibawa," ujar Mardi, salah satu warga ibukota Kualatungkal, Rabu (12/8/2020).

Menanggapi persoalan yang terjadi, Ketua Gapensi Kabupaten Tanjab Barat, Abdurrahman Jamalia mengaku tak bisa berbuat banyak.

Menurutnya, transaksi yang dilakukan secara ilegal biasanya tidak meninggalkan barang bukti sehingga sulit diselesaikan secara jalur hukum.

Meski mendengar banyak keluhan soal jual beli proyek dengan pungutan pembayaran fee di awal, namun secara pribadi Abdurrahman mengaku belum pernah ditawari langsung.

"Itu masih kabar burung, yang jelas belum sampai ke saya. Kalau selentingan memang dengar," ujar Abdurrahman, Rabu (12/8).

Penulis: Heri Anto
Editor: Rhizki Okfiandi