Mediasi Konflik SAD Bungo Vs SAD Merangin Dilakukan, Ini Hasilnya

Mediasi dilakukan antara warga SAD Pasir Putih Pelepat Bungo dan SAD Merangin. Mediasi dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bungo, H Safrudin Dwi Aprianto. Mediasi berlangsung di kantor Camat Pelepat sekitar pukul 13.00 WIB, Rabu

Mediasi Konflik SAD Bungo Vs SAD Merangin Dilakukan, Ini Hasilnya

BRITO.ID - BUNGO - Mediasi dilakukan antara warga SAD Pasir Putih Pelepat Bungo dan SAD Merangin. Mediasi dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bungo, H Safrudin Dwi Aprianto. Mediasi berlangsung di kantor Camat Pelepat sekitar pukul 13.00 WIB, Rabu (20/6).

Dalam mediasi, perwakilan SAD Pasir Putih menuntut saudara Ilham SAD Merangin sebagai provokator. SAD Pasir Putih juga meminta denda yang diminta disetujui oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin sebesar Rp40 juta. Sedangkan untuk korban SAD yang mengalami luka-luka akan ditanggung Pemkab Bungo.


BACA JUGA 


Wabup meminta semua elemen dapat menyelesaikan konflik dengan cepat dan tidak berlarut. Serta menjaga kenyamanan warga. "Kita semua prihatin dan jangan merusak fasilitas umum, perbuatan melanggar," katanya.

Perwakilan SAD As'ad meminta uang denda dari Rp20 juta menjadi Rp40 juta. "Kami meminta agar uang denda dari Rp20 juta diganti menjadi Rp40 juta dikarenakan pihak melanggar. Kami meminta yang sakit ditanggung pemerintah daerah, denda harus dibayar paling lama dua minggu kedepan," kata As'ad yang dibenarkan Bujang.

Terkait tuntutan, Wabup mengatakan proses ini masih dalam penyelidikan Polres. Selama proses diharapkan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. "Meminta semua pihak agar dapat menahan diri," ujarnya. (B1)