Melawan Petugas, Pembunuh Sopir Travel Ditembak Polisi di Tebo

Berakhir sudah pelarian seorang pelaku tindak pidana pembunuhan yang bernama Nurdin (42), dimana Tim gabungan yang terdiri dari Resmob Ditreskrimum Polda Jambi bersama Opsnal Polres Lhokseumawe Polda Aceh dan Tim Sultan Polres Tebo berhasil mengamankan pelaku di kawasan Sungai Bengkal, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo beberapa waktu lalu.

Melawan Petugas, Pembunuh Sopir Travel Ditembak Polisi di Tebo
Pelaku Pembunuhan yang Ditangkap di Tebo (ist)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Berakhir sudah pelarian seorang pelaku tindak pidana pembunuhan yang bernama Nurdin (42), dimana Tim gabungan yang terdiri dari Resmob Ditreskrimum Polda Jambi bersama Opsnal Polres Lhokseumawe Polda Aceh dan Tim Sultan Polres Tebo berhasil mengamankan pelaku di kawasan Sungai Bengkal, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo beberapa waktu lalu. 

Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol Kaswandi Irwan saat dikonfirmasi mengatakan, pelaku melakukan aksi pembunuhan pada hari Kamis 3 Juni 2021 lalu bersama 3 orang pelaku lainnya, 3 pelaku tersebut  beraksi dengan berpura-pura sebagai penumpang mobil travel.

"Pada saat di perjalanan yang sepi dan gelap 3 pelaku tersebut langsung beraksi membunuh sopir travel, dan sopir tersebut dibuang oleh pelaku, mobil milik korban dibawa kabur pelaku," kata Kombes Pol Kaswandi, Jum'at 27 Agustus 2021.

Kaswandi menjelaskan, bahwa seorang pelaku pembunuhan tersebut setelah melakukan aksi pembunuhan di wilayah Lhokseumawe langsung melarikan diri ke Kabupaten Tebo Provinsi Jambi. 

"Tim Resmob hanya membackup Polres Lhokseumawe, pelaku diamankan Tim gabungan pada Kamis (26/8) malam sekitar pukul 23.30 Wib di kawasan Sungai Bengkal Kecamatan Tebo Ilir Kabupaten Tebo" terangnya. 

Saat ditangkap, pelaku berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga dilakukan tindakan tegas terukur.

"Saat ditangkap pelaku melakukan perlawanan, sehingga pelaku dihadiahi timah panas di bagian kaki" cetusnya. 

Saat ini pelaku diamankan di Mapolres Lhokseumawe guna penyelidikan lebih lanjut. 

Kontributor: Loadry Apryaldo
Editor: Rhizki Okfiand