Ngeri, Baru 17 Hari Bebas, Pelaku Curat di Muarojambi Ini Sudah Bobol Rumah Warga 6 Kali

Surianto alias Anto Kurek ditangkap polisi Polsek Kumpeh Ulu beberapa waktu lalu. Residivis kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) ditangkap usai beraksi di RT 19 Desa Kasangpudak.

Ngeri, Baru 17 Hari Bebas, Pelaku Curat di Muarojambi Ini Sudah Bobol Rumah Warga 6 Kali
Pelaku Saat Berada di Mapolsek untuk Melakukan Pemeriksaan (ist)

BRITO. ID, BERITA MUAROJAMBI - Surianto alias Anto Kurek ditangkap polisi Polsek Kumpeh Ulu beberapa waktu lalu. Residivis kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) ditangkap usai beraksi di RT 19 Desa Kasangpudak. 

Dia beraksi bersama temannya Dicky Black namun gagal karena keburu ketahuan hingga akhirnya ditangkap polisi bersama warga. 

Usut punya usut, saat ditangkap pada Jum'at(19/11/2021) yang lalu, ternyata Anto Kurek ini baru 16 hari menghirup udara bebas usai lepas dari Lapas. Namun bukannya bertaubat, aksi Anto Kurek malah semakin menjadi. 

"Baru 17 hari bebas dari Lapas, dan menurut pengakuan tersangka selama 17 hari itu dia sudah beraksi sebanyak 6 kali," kata Kanit Reskrim Polsek Kumpe Ulu Ipda Hasudungan Sirait, Selasa (23/11/21). 

Anto Kurek melakukan aksi Curat tersebut di lokasi berbeda. 5 kali beraksi di Kota Jambi dan 1 kali di Kasangpudak hingga akhirnya tertangkap. 

"Mereka ini mainnya malam semua. Masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel jendela. Bahkan di rumah korban di Kasangpudak, pelaku sempat makan lapek ubi di rumah korban dan sempat merokok juga. Mereka beraksi sasarannya barang-berharga seperti hape dan juga uang," kata Kanit. 

Di depan penyidik, Anto Kurek mengaku semua perbuatannya. Dia pun mengaku selama 17 hari tersebut sudah 6 kali beraksi dan berhasil meraup duit jutaan. Pertama beraksi, kata Kurek, di Pall 8 Kenali Asam. Di situ Anto berhasil mengambil 2 unit handphone yang dijualnya seharga Rp650 ribu. Aksi kedua, dilakukan di Pall 5 Kenali Asam, juga berhasil mendapatkan 2 unit handphone yang selanjutnya dijual seharga Rp1 juta.

"Ketiga di Simpang Pulai. Ada handphone di jendela kamar terus saya ambila dan saya jual Rp750 ribu. Selanjutnya di Pall 10, handphone 3 dan duit sejuta, kalau ditotal Rp3 juta," kata Kurek. 

Aksi kelima dilakukan Anto Kurek di Kenalin Asam Bawah, di situ dia berhasil menggondol duit korban sebanyak Rp800 ribu. Dan terakhir aksinya di Kasangpudak. Saat beraksi di Kasangpudak, bukan hasil cuan yang didapat, malah Kurek dan temannya ditangkap petugas. 

"Di Kasangpudak cuma dapat lapek ubi," kata Kanit Reskrim. 

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi