Operasi Patuh 106 Pelanggar Ditilang, Mayoritas Tak Miliki SIM

Operasi Patuh 106 Pelanggar Ditilang, Mayoritas Tak Miliki SIM
Polisi menindak pelanggar. (Romi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Satuan Lalu Lintas Polres Muarojambi menggelar Operasi Patuh Senin (2/9/19). Operasi Patuh dilaksanakan selama 14 hari sejak 29 Agustus hingga 11 September 2019. Dalam Operasi Patuh hari keempat ini ratusan pengedara berhasil ditilang.

"Ada 106 kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang ditilang pada operasi patuh hari keempat ini," kata Kasat Lantas Muarojambi IPTU Yurike Ade Purwanti Senin (2/9/19).

Dikatakan Yurike, operasi patuh hari itu digelar di dua titik. Titik pertama di Desa Niaso, Kecamatan Marosebo dan titik kedua di Jalur Dua Jln Lintas Timur Kelurahan Sengeti Kecamatan Sekernan Muarojambi.

"Mayoritas pelanggaran tidak ada SIM, tidak membawa surat kelengkapan kendaraan dan juga tidak pakai pengaman seperti helm ataupun safety belt," kata dia.

Pelanggar yang ditilang selanjutnya diarahkan untuk mengikuti sidang sesuai jadwal yang dituliskan dalam surat tilang. 

Bagi pelanggar yang mau langsung menebus denda pelanggaran tilang, bisa dilakukan hari itu juga. Pelanggar yang ditilang terlebih dahulu harus mendapatkan kode BRI Virtual Account (BRIVA).

"Setelah dapat kode atau nomor BRIVA nya, pelanggar bisa langsung membayar ke Bank BRI. Bisa melalui teller ataupun ATM. Denda yang dibayar sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan," terang Yurike.

Kasat Lantas pun mengimbau para pengendara agar melengkapi kelengkapan berkendara selama di perjalanan. Mulai dari surat menyurat hingga perlengkapan keselamatan seperti helm bagi pengendara roda dua.

"Keselamatan berkendara itu sangat penting demi keselamatan dan kenyamanan kita semua," pungkasnya. (RED)

Kontributor : Romi R