Pemprov Jambi Akan Terima 505.199 Dosis Vaksin Covid-19 Tahap Kedua
Pemerintah Provinsi Jambi akan menerima 505.199 dosis vaksin Covid-19 tahap kedua. Vaksin covid-19 tersebut rencananya akan dikirim oleh Kemenkes RI akhir Februari nanti. Demikian disampaikan Plh Gubernur Jambi H. Sudirman, SH,MH saat memimpin rapat koordinasi lanjutan vaksinasi covid-19 Provinsi Jambi di ruang pola kantor gubernur Jambi, Rabu (17/2/2021)
BRITO.ID, BERITA JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi akan menerima 505.199 dosis vaksin Covid-19 tahap kedua. Vaksin covid-19 tersebut rencananya akan dikirim oleh Kemenkes RI akhir Februari nanti. Demikian disampaikan Plh Gubernur Jambi H. Sudirman, SH,MH saat memimpin rapat koordinasi lanjutan vaksinasi covid-19 Provinsi Jambi di ruang pola kantor gubernur Jambi, Rabu (17/2/2021)
Hadir dalam rapat koordinasi tersebut Danrem 042/GAPU, Brigjen M. Zulkifli, perwakilan Kepolisian, Plt.Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Raflizal.
Dalam kesempatan itu, Sudirman menjelaskan bahwa pemberian vaksin tahap kedua ini akan diberikan kepada guru, TNI/Polri, DPR, DPRD, Tokoh Agama, Pejabat Daerah, ASN, BUMN, BUMD, Satpol PP, pedagang pasar, petugas pariwisata, organda, dan ojek/taksi online.
“ Pemerintah akan segera memulai program vaksinasi Covid-19 tahap kedua pada petugas pelayanan publik dan lansia pada pekan keempat Februari 2021. Dengan jumlah sasaran secara nasional 17,4 juta orang. Provinsi Jambi akan menerima totalnya 505.199. Vaksin tahap kedua ini akan diberikan kepada kelompok lansia 275.307, pendidik 89.599, pedagang pasar 28.095, tokoh agama 1.194, wakil rakyat 451,pejabat negara 12, pegawai pemerintah 47.081, keamanan 13.523, pelayan publik 45.133, transportasi publik 4554, petugas pariwisata hotel dan restoran 250,” kata Sudirman.
Sudirman menjelaskan bahwa pemerintah pusat akan memulai tahapan pada akhir Februari, tetapi untuk Provinsi Jambi akan dimulai pada awal Maret.
“ Khusus di Provinsi Jambi kita rencanakan dimulai pada awal Maret untuk vaksinasi tahap kedua. Pada rapat hari ini kita akan mulai tahapan pendataan target sasaran pelayan publik untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19,” ujarnya.
“ Sampai saat ini kita akan menginventaris daftar nama siapa siapa yang akan divaksin, kita putuskan di hari Senin tanggal 22 Februari seluruh data sudah masuk. Kita juga berharap kita dapat melaksanakan vaksin dengan menggunakan faskes –faskes yang ada,” tandasnya. (red)
