Pengajian 15 Menit Sebelum PBM, 58 Siswa SDN 02/VII Sarolangun Khatam Al Qur'an
BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN - Program Bupati Sarolangun yang menyasar setiap sekolah untuk menerapkan 15 menit membaca Al-Qur'an sebelum Proses Belajar Mengajar (PBM) ternyata di laksanakan SDN 02/VII Pasar Sarolangun sejak pertama kali dilakukan launching pada 2015 silam.
Program ini ternyata berdampak terhadap perubahan perilaku anak yang mencerminkan karakter berakhlak mulia, serta mampu meningkatkan prestasi anak-anak sekolah selaku peserta didik.
Salah satunya, Siswi kelas VI SDN 02 Sarolangun Putri Nurul Azizah yang berhasil meraih juara I pada lomba pentas PAI bidang Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) Tingkat Provinsi Jambi, dan akan mewakili Provinsi Jambi ke tingkat Nasional, di Makassar pada bulan Oktober mendatang.
"Hasilnya anak kami mewakili dari Kabupaten Sarolangun, lomba Hifdzil Qur'an dari Kemenag ke tingkat provinsi, dan Alhamdulillah anak kami mewakili Provinsi Jambi ke tingkat nasional pada oktober mendatang. Artinya selain membentuk anak yang berkarakter akhlak mulia, juga mendorong prestasi," kata Kepala Sekolah SDN 02 Sarolangun Hj Junaidah, S. Pd, Selasa (27/8/2019).
Ia menjelaskan program mengaji 15 menit sebelum belajar itu rutin dilaksanakan di dalam ruangan kelas dari Senin-Sabtu. Artinya setelah anak-anak masuk ke kelas masing-masing, bahkan sesudah dzikir bersama di aula sekolah pada hari Jumat, mengaji Al-Qur'an tetap dilaksanakan di dalam kelas.
"Insya Allah mulai hari Senin-Sabtu, setiap hari dijalankan. Khusus Jumatnya kita dzikir bersama di aula namun sudah masuk kelas pengajian 15 menit tetap kami laksanakan. Kami pernah mengundang bapak Bupati untuk datang menyaksikan langsung program ini," katanya.
Hingga kini, pihaknya sudah mencatat ada sekitar 58 siswanya yang sudah khatam Al-Qur'an dalam program mengaji ini, yang ditandatangani oleh dinas pendidikan dan kebudayaan serta Komite sekolah. (RED)
Reporter : Arfandi S

Ari W