Penyelewengan DD di Seponjen Muarojambi Masuk Tahap Penyidikan

Kejaksaan Negeri Muarojambi saat ini tengah menyelidiki kasus dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) di Desa Seponjen Kecamatan Kumpeh Kabupaten Muarojambi. Bahkan, informasinya, kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan sejak 13 Oktober 2020 lalu.

Penyelewengan DD di Seponjen Muarojambi Masuk Tahap Penyidikan
Kasi Intel Kejari Muarojambi Anggara T (ist)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Kejaksaan Negeri Muarojambi saat ini tengah menyelidiki kasus dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) di Desa Seponjen Kecamatan Kumpeh Kabupaten Muarojambi. Bahkan, informasinya, kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan sejak 13 Oktober 2020 lalu. 

Hal ini diungkapkan oleh Kasi Intel Kejari Muarojambi Anggi Anggala T, Rabu (21/10/20). Kata dia, kasus ini berawal dari laporan dan aduan masyarakat tentang dugaan pekerjaan fiktif yang bersumber dari DD di desa tempat kelahiran Bupati Muarojambi tersebut. 


"Dugaan pekerjaan fiktif tersebut bersumber dari DD tahun anggaran 2017 berupa kegiatan pembangunan jembatan di Desa Seponjen Kecamatan Kumpeh," kata Kasi Intel Kejari Anggi Anggala T Rabu (21/10/20).

Kejari pun melakukan penyelidikan selama beberapa bulan terakhir. Beberapa saksi dipanggil guna dimintai keterangan termasuk meminta audit dari Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Inspektorat Muarojambi. 

"Hasilnya dari audit tersebut ditemukan adanya kerugian negara. Estimasinya mencapai setengah milliar rupiah. (Jumlah estimasi kerugian ) tersebut bisa saja bertambah, itukan baru audit investigasi dari inspektorat, kalau nanti audit dari PU terkait nilai fisik," kata Angga.

Dari hasil penyelidikan oleh tim tindak pidana khusus (Tipidsus) Kejari Muarojambi, lanjut Angga, kasus ini telah ditingkatkan ke tingkat penyidikan.

"Sudah ditingkatkan ke penyidikan terhitung mulai tanggal 13 Oktober 2020 yang lalu," cetusnya.

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi