Pertarungan Dua Raksasa, PDIP Masih Perkasa! Elektabilitas Tertinggi, Gerindra Kedua

Pertarungan Dua Raksasa, PDIP Masih Perkasa! Elektabilitas Tertinggi, Gerindra Kedua
PDIP Maskot. (PDIP)

BRITO.ID, BERITA JAKARTA – Hasil survei terbaru dari lembaga riset IndexPolitica menunjukkan bahwa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih memimpin dalam tingkat elektabilitas partai politik nasional. Namun, Partai Gerindra yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto terus menunjukkan tren kenaikan dan kini semakin mendekati PDIP.

Survei yang dilakukan pada 1–10 Oktober 2025 itu menanyakan kepada responden: “Jika Pemilu dilakukan hari ini, partai politik apa yang akan Anda pilih?”

Hasilnya menunjukkan PDIP unggul dengan dukungan 19,78 persen, disusul Gerindra dengan 18,50 persen. Di posisi ketiga ada Partai Golkar dengan 13,68 persen.  

Berikutnya, PKB menempati urutan keempat dengan 9,25 persen, diikuti Partai Demokrat 8,15 persen, PAN 6,58 persen, NasDem 5,50 persen, dan PKS 4,75 persen.  

Tiga partai lain berada di bawah lima persen, yakni PPP (4,12 persen), PSI (3,01 persen), dan Perindo (2,25 persen).

Direktur Eksekutif IndexPolitica, Denny Charter, menilai peningkatan elektabilitas Gerindra tak bisa dilepaskan dari efek pemerintahan Prabowo Subianto yang kini mulai dirasakan publik.  

“Gerindra pelan tapi pasti mengejar PDIP. Dalam waktu tidak terlalu lama, bisa saja Gerindra menyalip posisi PDIP,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (28/10).

Denny menambahkan, keberhasilan Gerindra mempertahankan momentum ini karena strategi politik yang mirip dengan masa kejayaan Orde Baru.  

“Sangat jelas sekali bahwa Prabowo bersama Gerindra meniru model politik Soeharto dengan Golkar di masa jayanya. Program populis seperti Makan Bergizi Gratis, Ketahanan Pangan Nasional, dan Koperasi Merah Putih menjadi mesin politik yang efektif menumbuhkan simpati masyarakat,” ungkapnya.

Survei ini dilakukan terhadap 1.610 responden di 38 provinsi dengan metode multistage random sampling. Margin of error sebesar 1,6 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Total terdapat 72 pertanyaan dalam survei ini, mencakup aspek elektabilitas, persepsi kebijakan, serta tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan.

Temuan ini memperlihatkan bahwa dinamika politik nasional menjelang Pemilu 2029 mulai mengerucut pada dua poros utama: PDIP sebagai kekuatan lama yang masih kokoh, dan Gerindra yang tengah membangun citra keberlanjutan melalui kebijakan populis.

“Efek Prabowo” kini menjadi faktor penentu baru dalam peta politik nasional — dan publik tampaknya menunggu babak berikutnya dari persaingan dua kekuatan besar ini.

Sumber: cnnindonesia.com