Sedih!! Curhatan Korban Abrasi di Senaung : Dapat Tidur Nyenyak Be Jadilah

Rumah milik Mustari dan Samsinar, Pasutri warga RT 02, Desa Senaung Kecamatan Jambi Luar Kota ini ambruk lantaran abrasi dan longsor.

Sedih!! Curhatan Korban Abrasi di Senaung : Dapat Tidur Nyenyak Be Jadilah
Tampak Kediaman Warga yang Terkena Abrasi (ist)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Rumah milik Mustari dan Samsinar, Pasutri warga RT 02, Desa Senaung Kecamatan Jambi Luar Kota ini ambruk lantaran abrasi dan longsor. 

Dapur yang dihuninya runtuh  dan lantai rumah retak serta terancam amblas. Longsor dan abrasi ini terjadi diakibatkan oleh aliran deras Sungai Batanghari yang meluap sejak beberapa hari terakhir, sehingga meruntuhkan tanah di dekat bantaran sungai.

Persoalan abrasi telah terjadi sejak lama dan merupakan persoalan klasik bagi warga yang berada di bantaran sungai. 

Samsinar yang rumahnya dilanda longsor mengaku, abrasi ini telah terjadi sejak 10 tahun lalu. Bahkan, abrasi telah meruntuhkan tanah sepanjang 15 meter di belakang rumahnya. 

"Ini yang ambruk dapur, tempat masak. Sedihlah pak, ya kan. Tempat kita tinggal disini, tau-tau macem itu keadaannya. Ya ini musibah, sedihlah dalam keadaan tengah malam ambruk ada tanah turun ke bawah," kata Samsinar, Selasa (19/01/21).

Ia menambahkan, Jika hujan turun, Samsinar bersama suami dan ketiga anaknya mengaku tidak bisa tidur nyenyak lantaran khawatir jika tanah di bawah rumahnya longsor akibat tergerus arus sungai Batanghari.

"Kami sudah puluhan tahun tinggal di sini, sudah 15 meter panjang tanah yang di belakang rumah amblas ke bawah. Harapannya ya minta bantulah sama Pemerintah. Tengok lah kemari, pasanglah turap biar supaya kami ni aman dan nyaman pak. Biarpun kami susah, dapat tidur nyenyak be jadilah," keluh Samsinar.

Kepala Desa Senaung, Bustami mengatakan, abrasi ini juga menyebabkan puluhan rumah lainnya yang berada di bantaran sungai Batanghari di Desa Senaung terancam longsor.

"Sekitar 20 rumah warga yang berada di pinggir Sungai Batanghari ini terancam longsor. Harapan masyarakat, setiap melaksanakan Musrenbang Kecamatan, kami selaku Pemerintah Desa selalu mendengungkan untuk dapat bantuan pembangunan turap," sebut Bustami.

Pengamatan di lokasi, tampak bibir sungai Batanghari di RT 01 dan RT 02 di Desa Senaung ini yang jatuh ke sungai, sehingga menimbulkan cerukan tanah di pinggir sungai. 

"Masalah longsor di Desa Senaung ini merupakan problem klasik yang dihadapi masyarakat yang ada di pinggir sungai Batanghari," tambah Bustami.

Pemerintah Desa Senaung berharap, agar pihak pemerintah Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi hingga Pemerintah Pusat dapat segera melakukan upaya membangun bronjong atau turap, supaya abrasi yang menyebabkan longsor di bibir sungai Batanghari ini dapat dihindari.

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi