Sejam Razia, Satlantas Muarojambi Tilang Puluhan Pengendara

Sejam Razia, Satlantas Muarojambi Tilang Puluhan Pengendara
Razia Yang Digelar Oleh Satlantas Muarojambi (Raden Romi/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Angka kecelakaan di wilayah Muarojambi terbilang cukup tinggi. Salah satu penyebabnya lantaran pengemudi masih abai akan aturan lalulintas.

Untuk menekan angka kecelakaan lalulintas, Polres Muarojambi menggelar razia penindakan pelanggaran pengendara di jalan pada Sabtu (1/2/20).

Razia cuma digelar selama satu jam sejak pukul 09-10 WIB, dan dipimpin langsung Kasatlantas Polres Muarojambi Iptu Fidelis Gulo.

Razia dipusatkan di Jalan Jambi-Bulian tepatnya di Desa Mendalo Darat. Hasilnya cukup mengejutkan, selama rentang waktu tersebut, 63 pelanggar berhasil ditilang.

"Razia pagi ini kita gelar selama satu jam dengan total 63 pelanggar yang ditilang," ungkap Kasatlantas polres Muarojambi Iptu Fidelis Gulo.

Dari 63 pelanggar tersebut, aparat berhasil menyita 41 lembar STNK, 12 lembar SIM, dan 10 Kendaraan bermotor.

Menurut Kasat, pelaksanaan penindakan pelanggaran ini dilakukan dengan harapan tingkat kejadian dan fatalitas kecelakaan di Muarojambi bisa dikurangi.

"Kegiatan ini akan kita tingkatkan terus dengan tujuan menekan angka lakalantas di Muarojambi. Sebagaimana diketahui bahwa tingkat kecelakaan di wilayah Polres Muarojambi cukup tinggi, dan semuanya selalu diawali oleh pelanggaran. Untuk itu, perintah pak Kapolres Muarojambi AKBP ARDIYANTO, S.H., S.I.K kepada jajaran Satlantas untuk melakukan penindakan pelanggaran. Harapannya tingkat kejadian maupun fatalitas kecelakaan dapat ditekan dengan adanya kesadaran masyarakat dalam hal tertib berlalulintas," ungkap Kasat Lantas.

Kasat pun mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan, untuk selalu mentaati aturan lalulintas. Setiap berkendara selalu gunakan alat keselamatan diri.

"Selalu gunakan helm SNI baik pengendara maupun penumpang, pakai sabuk keselamatan, pakai spion, taati rambu-rambu lalulintas, dan selalu lengkapi surat kendaraan seperti SIM dan STNK," kata dia.

Selain itu untuk para pengemudi kendaraan angkutan, Kasat meminta agar mentaati ambang batas jalan.

"Pengemudi kendaraan angkutan untuk selalu taati aturan tentang berat muatan. Jangan membawa muatan melebihi kapasitas kendaraan dan jalan. Jangan over kapasitas dan over loading," pungkasnya. 

Penulis: Raden Romi

Editor: Rhizki Okfiandi