Sering Kebanjiran, Komisi III DPRD Kota Jambi Sorot Pembangunan Drainase Puluhan Miliar

Pembangunan di Kota Jambi saat ini banyak dilakukan terutama pada Drainase untuk menanggulangi terjadinya banjir khusunya di area Kota Jambi. Namun dengan adanya pembangunan drainase tersebut, malah menimbulkan banyaknya laporan masyarakat.

Sering Kebanjiran, Komisi III DPRD Kota Jambi Sorot Pembangunan Drainase Puluhan Miliar
Anggota Komisi III DPRD Kota Jambi Saat Mengecek Pembangunan Drainase (ist)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Pembangunan di Kota Jambi saat ini banyak dilakukan terutama pada Drainase untuk menanggulangi terjadinya banjir khusunya di area Kota Jambi. Namun dengan adanya pembangunan drainase tersebut, malah menimbulkan banyaknya laporan masyarakat. 

Pasalnya, ketika musim hujan tiba drainase tidak mampu mengalirkan air secara baik. Akibatnya, air meluap dan menggenangi lingkungan permukiman penduduk yang dapat mengakibatkan banjir.

Pembangunan drainase dengan volume yang cukup panjang itu, merupakan salah satu bagian pekerjaan dalam item pembangunan Jalan Jendral Sudirman yang menggunakan APBD Kota Jambi di Tahun 2021 dengan memakan anggaran sebesar Rp. 35 Miliar. 

Yasir, Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi atas meninjau langsung pembangunan Drainase yang berada di depan Mal Trona Jambi yang mana peletakan coran drainase tidak teratur, yang seharusnya lurus namun saat dicek di lapangan coran asal letak.

"Kami sangat menyoroti masalah pembangunan ini agar fungsi drainase sesuai dengan fungsinya yang seharusnya menyalurkan air malah mengakibatkan banjir," kata Yasir, usai melaksanakan sidak di Jambi Prima Mall, Jum'at 24 September 2021.

Dengan peletakan coran yang tidak teratur itu, kata Yasir tentunya hal ini dapat mengakibatkan penumpukan sampah yang banyak dan tersangkut hingga dapat menyebabkan terjadinya banjir.

Lanjutnya, Yasir pun meminta dan juga memanggil kepada Dinas terkait agar pembangunan yang di lapangan untuk dapat diperhatikan dan juga diperbaiki serta jangan sampai pembangunan asal jadi. 

"Anggarannya puluhan miliyar, namum pengerjaan asal jadi, ini yang menjadi sorotan kami," tegas Yasir. 

Yasir menambahkan menambahkan berdasarkan hasil pemantauan di lokasi, pembangunan drainase itu juga dilakukan secara asal-asalan yang terlihat dari kondisi fisiknya. 

"Kalau pembangunannya asal-asalan nanti hasilnya juga asal-asalan dan yang dirugikan rakyat," tegasnya. 

Ia berharap hal ini bisa menjadi perhatian Pemkot Jambi Anggota DPRD Kota Jambi lainnya agar pembangunan yang dilakukan bisa lebih disempurnakan.

"Sebab, masyarakat bisa terganggu dengan kondisi drainase yang tidak bisa mengalirkan air seperti ini," tandasnya.

Kontributor: Loadry Apryaldo
Editor: Rhizki Okfiandi