Siap-siap, Kurikulum 2013 Bakal Berubah Jadi Kurikulum Merdeka
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PdK) Muaro Jambi melaksanakan kegiatan pendidikan dan pelatihan Kurikulum 2013 (K13) menuju Kurikulum Merdeka (KM)
BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PdK) Muaro Jambi melaksanakan kegiatan pendidikan dan pelatihan Kurikulum 2013 (K13) menuju Kurikulum Merdeka (KM). Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 5 hari yakni sejak 19-23 Mei 2022 di salah satu hotel di Kota Jambi. Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kadis PdK Muaro jambi Erwanisah Jum'at (19/5/22), dan turut dihadiri Sekdis PdK Muaro Jambi Firdaus S.Ag.MM, Kabid SD Sudirman MPd, Kasi Kurikulum SD Saripah S.Pd, Kasi Sarpras Sugiman SE, Jafung Bidang SD Jumeri SE.
Kabid SD Sudirman MPd dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dan menyatukan persepsi peserta agar dapat menerapkan konsep perubahan kurikulum, dari K13 menuju kurikulum merdeka menyongsong tahun ajaran 2022-2023.
"Agar kita semua satu persepsi dalam menerapkan lerubahan dari kurikulum 2013 ke kurikulum merdeka," kata Sudirman.
Secara singkat, Sudirman juga menjelaskan soal kurikulum merdeka. Di mana, kata dia, pada Kurikulum 2013,penilaian dibagi menjadi penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
"Sedangan Kurikulum Merdeka, tidak ada pemisahan antara penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan," kata Sudirman.
Peserta kegiatan ini, adalah para guru baik dari Kelompok Kerja Guru (KKG)Agama, KKG Olahraga, Kepala Sekolah (Ketua Program Kejar Mutu di Kecamatan), Ketua Gugus KKG, serta para guru hasil seleksi para pengawas SD yang berjumlah 80 dari seluruh kecamatan yg ado di kabupaten Muaro Jambi.
"Tentunya targetnya adalah semoga dengan kegiatan ini diharapkan dapat merumuskan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) implementasi kurikulum merdeka. Peserta nantinya akan dijadikan tim percepatan Implementasi Kurikulum Merdeka di kecamatan masing-masing," kata Sudirman.
Sementara itu, Kadis PdK Muaro Jambi Erwanisah dalam sambutannya meminta kepada peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan baik dan bertanggungjawab.
"Dari ribuan guru SD di Muaro Jambi, bapak dan ibu dipilih dan dipanggil untuk mengikuti perubahan kurikulum ini. Jadi ikuti dengan seksama agar hasil yang didapat bisa maksimal," kata Erwanisah.
Erwanisah berharap, para guru yang mengikuti kegiatan hari ini bisa menjadi pembimbing ataupun tutor di kecamatan masing-masing.
"Saya berharap pulang dari sini berhasil dan bisa menjadi tutor di sekolah dan kecamatan masing-masing untuk hal yang sama bagi guru lainnya. Kurikulum Merdeka ini memberikan peluang yang cukup besar kepada satuan pendidikan, untuk merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran agar tercapai tujuan pendidikan nasional," kata Erwanisah.
Adapun narasumber dalam kegiatan tersebut adalah nara sumber atau pemateri dari BPMP/LPMP Provinsi Jambi dan para Instruktur Dinas Pendidikan Muaro Jambi ditambah nara sumber tambahan dari SD Penggerak Kota Jambi.
Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi
