Soal Kericuhan PBAK UIN Jambi, HMI Cabang Jambi: Tidak Pernah Ada Kesepakatan Damai

Soal Kericuhan PBAK UIN Jambi, HMI Cabang Jambi: Tidak Pernah Ada Kesepakatan Damai
Massa HMI aksi di UIN STS Jambi. (HMI Korkom UIN)

BRITO.ID, BERITA JAMBI – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jambi secara tegas membantah adanya laporan yang menyebutkan mereka menghadiri pertemuan bersama Rektor UIN STS Jambi dan organisasi mahasiswa lain terkait insiden kericuhan pada kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Jambi.

Dalam surat pernyataan resmi bernomor 89/A/SEK/03/1447 tertanggal 4 September 2025, yang ditandatangani Ketua Umum HMI Cabang Jambi Tesa Mardian dan Sekretaris Umum Panji Ramadhan, organisasi ini menegaskan tidak pernah hadir maupun membuat kesepakatan sebagaimana diberitakan sebelumnya.

“HMI Cabang Jambi sama sekali tidak pernah menghadiri pertemuan dengan pihak Rektor UIN STS Jambi maupun dengan Organisasi PMII Cabang Jambi terkait penyelesaian insiden kericuhan PBAK sebagaimana yang dinarasikan dalam laporan tersebut,” demikian salah satu poin pernyataan resmi.

HMI juga menegaskan bahwa tidak ada kesepakatan, apalagi sikap meminta maaf yang disebut-sebut dalam laporan tersebut.

Lebih lanjut, HMI Cabang Jambi menekankan bahwa fokus organisasi saat ini adalah mengawal proses hukum yang sedang berjalan terkait kasus kericuhan PBAK UIN Jambi.

“HMI Cabang Jambi menghimbau semua pihak agar tidak memperkeruh keadaan,” tulis mereka dalam surat yang disebarkan kepada publik.

Surat pernyataan ini dikeluarkan untuk meluruskan informasi yang beredar di masyarakat terkait hasil kunjungan ke UIN Jambi yang sebelumnya disebut melibatkan kesepakatan damai antara pihak kampus dan organisasi kemahasiswaan.

(Redaksi)