Syahbandar Dicecar Soal Duit Ketok Palu, Hakim: Masa Pokok Pikiran Dewan Juga Harus Dibayar!

Syahbandar Dicecar Soal Duit Ketok Palu, Hakim: Masa Pokok Pikiran Dewan Juga Harus Dibayar!
Saksi yang diperiksa Hakim Tipikor. (Hendro/brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Salah satu mantan unsur pimpinan DPRD Provinsi Jambi yang diperiksa sebagai saksi, Syahbandar terus di cecar pengetahuannya, terkait adanya uang ketok palu, pengesahan RAPBD Provinsi Jambi Tahun 2018.

Hakim Ketua, Viktor Togi Rumahorbo mencecar pertanyaan secara khusus kepada Syahbandar. "Uang itu uang apa?" tanya hakim.

"Biasa la yang mulia," jawab Syahbandar, Kamis (10/10). 

Mendapat jawaban tersebut, hakim terus menekan dengan pertanyaan yang sama kepada saksi. Ia pun akhirnya mengakui bahwa uang tersebut memang sebagai bentuk suap. 

"Iya yang mulia. Itu berkaitan dengan pengesahan anggaran. Tidak untuk pengesahan. Kadang juga untuk uang pokir (pokok pikiran, red), kata Syahbandar.

"Tapi saya tidak pernah minta uang atau proyek yang mulia. Tapi kalau ada yang ngasi kerumah saya terima," kata Syahbandar.

Begitu juga saksi dari keterangan Cornelis Buston. Ia juga membenarkan bahwa adanya uang yang diminta dewan sebagai bentuk uang pokir pak," kata Cornelis menjawab pertanyaan jaksa. 

"Masak Pokok Pikiran Dewan sebagai Wakil rakyat juga harus dibayar," sahut Hakim anggota Srituti, yang diikuti gelak tawa pengunjung sidang. (RED)

Kontributor : Hendro