Tabloid Indonesia Barokah Masih Tertahan di Kantor Pos Bungo

Tabloid Indonesia Barokah Masih Tertahan di Kantor Pos Bungo

BRITO.ID, BERITA BUNGO - Tabloid Indonesia Barokah yang diduga menyudutkan salah satu calon presiden beredar hampir di seluruh Provinsi di Indonesia. Tabloid itu kini sampai ke Bungo.

Ketua Bawaslu Bungo, Abdul Hamid, S.Pd ketika dikonfirmasi membenarkan tabloid sampai di Bungo. Tabloid sudah berada di Kantor Pos Muara Bungo.

"Sesuai dengan anjuran, kita meminta kepada pihak kantor Pos untuk tidak mengedarkan tabloid tersebut sebelum ada kejelasan pasti," kata dia, seperti dilansir sidakpost.id.

Menurut Abdul Hamid, 40 paket tabloid itu, ditujukan ke Kabupaten Bungo. "Untuk tujuan secara rinci kita belum mengecek semua, yang pasti tujuan sejumlah pesantren dan masjid," kata Hamid.

Dia mengaku belum mengetahui secara pasti isi keseluruhan tabloid tersebut.

Terpisah, Kepala Kantor Pos Muara Bungo, Sapta mengatakan, semua paket masuk ke Kantor Pos Bungo. Ada 4 kabupaten, diantaranya, Kabupaten Bungo, Tebo, Merangin dan Kabupaten Sarolangun.

"Bawaslu sudah mengecek langsung ke kantor kita. Sesuai dari instruki maka tabloid ini tidak boleh disebarkan ke penerima yang sudah tertera di amplop pengiriman," ujar Sapta.

Dia juga tidak mengetahui apa sebenarnya isi didalam tabloid tersebut. Karena dari kantor Pos Pusat juga meminta agar tabloid ini ditahan terlebih dahulu, sebelum ada kejelasan selanjutnya.

"Ini paket merupakan paket tidak terbukukan. Dan memang ada setiap pengiriman paket tersebut ada yang terbukukan. Dan paket tabloid ini, tidak terbukukan, jadi kami pihak Pos akan mengirim sesuai ke alamat yang tertera di amplopnya," sebut Sapta. (red)