Tanpa Dihadiri Paslon, Penetapan Calon di Tanjab Barat Dilakukan Tertutup

Komisioner Divisi Teknis dan Pelaksanaan, KPU D Tanjab Barat, Muhammad Taufik mengatakan, untuk penetapan Paslon dilaksanakan pada Rabu (23/9) akan digelar secara tertutup tanpa menghadirkan Paslon.

Tanpa Dihadiri Paslon, Penetapan Calon di Tanjab Barat Dilakukan Tertutup
Komisioner KPU Tanjab Barat Taufik (ist)

BRITO.ID BERITA TANJAB BARAT- Komisioner Divisi Teknis dan Pelaksanaan, KPU D Tanjab Barat, Muhammad Taufik mengatakan, untuk penetapan Paslon dilaksanakan pada Rabu (23/9) akan digelar secara tertutup tanpa menghadirkan Paslon.

Keputusan ini diambil sesuai protokol kesehatan dalam penanganan  penyebaran virus Covid-19 di Tanjab Barat di masa Pilkada berlangsung.

Saat ini KPU tengah melakukan persiapan pelaksanaan dua tahapan Pilkada Tanjabbar, penetapan pasangan calon (Paslon) dan Pencabutan Nomor urut Paslon yang diklaim sudah matang.

"Untuk penetapan Paslon menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati diputuskan melalui rapat pleno tertutup. Hasil berita acaranya nanti kami akan publikasikan," kata M Taufik kepada Brito.id Selasa (22/9).

Sementara pengambilan nomor urut yang dilaksanakan di Tungkal Hotel di Jalan Panglima Cama, Tungkal Ilir, pada Kamis (24/9), Paslon diwajibkan hadir.

Namun, jika calon berhalangan hadir, maka yang bersangkutan harus menyampaikan surat kepada KPU memberikan mandat kepada seseorang yang dipercaya untuk melakukan pencabutan nomor urut.

"Kita akan batasi selain Paslon, yang boleh ikut masuk ke ruangan pencabutan nomor urut hanya 2 orang dari perwakilan tim kampanye dari masing-masing calon, parpol, penghubung dan dari Bawaslu 2 orang," terang M Taufik.

KPU mengimbau agar Paslon tidak melakukan arak- arakan konvoi dan massa karena yang boleh masuk hanya yang bawa ID Card. Mematuhi aturan protokol kesehatan. Ada Live streaming melalui Youtube dan Facebook.

"Nanti kita pasang layar in focus supaya bisa dilihat dari layar lebar monitor di lantai dasar saat pencabutan nomor urut di lantai 3 Tungkal Hotel," tukasnya.

Penulis: Heri Anto

Editor: Rhizki Okfiandi