Mencoba Bertahan di Tengah Pandemi, Bagaimana Keberlangsungan Kesenian Reok Ponorogo di Tanjab Barat, Simak di Sini

Sebagai salah satu perintis, pembina, sekaligus pendiri paguyuban kesenian Reok Ponorogo di Kabupaten Tanjab Barat, H Usman Ermulan MM mengaku bangga dengan komitmen para anggotanya kaena mampu bersaing dan bertahan dimasa Pandemi Covid 19 yang tak kunjung selesai.

Mencoba Bertahan di Tengah Pandemi, Bagaimana Keberlangsungan Kesenian Reok Ponorogo di Tanjab Barat, Simak di Sini
Paguyuban Reok Ponorogo Tanjab Barat (ist)

BRITO.ID BERITA TANJAB BARAT- Sebagai salah satu perintis, pembina, sekaligus pendiri paguyuban kesenian Reok Ponorogo di Kabupaten Tanjab Barat, H Usman Ermulan MM mengaku bangga dengan komitmen para anggotanya kaena mampu bersaing dan bertahan dimasa Pandemi Covid 19 yang tak kunjung selesai. 

Terlebih dari 28 grup paguyuban Reok Ponorogo dan Kuda Lumping di 13 kecamatan  Kabupaten Tanjab Barat, yang beranggotakan ratusan orang, masih bertahan dan konsisten mempertahankan kesenian walaupun dampak ekonominya mulai dirasa. 

Ketua Umum paguyuban Reok Ponorogo dan kuda Lumping Tanjab Barat Sugimun mengakui kesulitan perekonomian selama pandemi. Pasalnya hampir seluruh anggota mengeluh hal yang sama lantaran tak satupun kegiatan kesenian ditampilkan selama pandemi.

"Tidak dipungkiri, sejak wabah Covid 19 melanda, kami seakan mati suri. tak satupun paguyuban manggung, dampaknya sangat terasa. Tapi berkat arahan dan bimbingan H Usman Ermulan sebagai pendiri serta penasehat, kami sangat terbantu." Ujarnya kepada Brito.id Jum'at (21/8).

Sugimun juga memastikan Dari 28 grup paguyuban yang sudah terdaftar, sebagian besar sudah memiliki surat induk notaris dan surat Menkumham. Jadi paguyuban di Tanjab Barat sudah memiliki payung hukum. 

"Jadi kita berharap, melalui pak Usman Ermulan semua kendala kami di organisasi cepat terselesaikan agar kami memiliki payung hukum yang jelas." Harapnya. 

Sementara itu, H Usman Ermulan yang pernah menjabat sebagai Bupati Tanjab Barat Dua Periode ini menyampaikan, kesenian Reok Ponorogo ini merupakan budaya leluhur yang harus dipertahankan. Tidak hanya sebagai refleksi atau hiburan semata, melainkan wujud rasa syukur atas kekayaan budaya yang ada di tanah air ini. 

"Mempertahankan seni Reok Ponorogo ini sebagai bentuk upaya melestarikan khazanah budaya masyarakat khususnya di Tanjung Jabung Barat," tegasnya (21/8). 

H Usman Ermulan juga berpesan bagi generasi muda untuk terus melestarikan budaya peninggalan para leluhur, meneruskan cita- cita para leluhur melalu seni yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat melalu seni 

"Saya harap para pemuda bisa menjadi generasi yang bisa terus melestarikan seni Reok ke generasi selanjutnya. Jadi tetaplah bersemangat terus berkerja dan menjaga kelestarian leluhur kita." Harapnya. 

Penulis: Heri Anto
Editor: Rhizki Okfiandi