Terkuak, Ini Penyebab Kecelakaan di Merangin yang Menghanguskan Mobil Avanza

Terkuak, Ini Penyebab Kecelakaan di Merangin yang Menghanguskan Mobil Avanza

BRITO.ID, BERITA MERANGIN - Kecelakaan mobil avanza dan mobil truk colt diesel di jalan lintas Sumatera, kilometer sembilan, Desa Langling, Kecamatan Bangko beberapa hari lalu menewaskan lima orang penumpang.

Polda Jambi langsung menurunkan tim Traffic Accident Analysis (TAA) Dit Lantas Polda Jambi untuk melakukan lah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab kecelakaan.

Hampir tiga jam lebih tim TAA Dit Lantas Polda Jambi yang dipimpim Kasubdit Gakum Dit Lantas Polda Jambi AKBP Nurbani melakukan olah tempat kejadian menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA).

Ada lima kali sesi pengambilan gambar menggunakan alat TAA. Nantinya video yang dihasilkan dari alat TAA ini bisa mendeteksi kecepatan kendaraan, arah kendaraan, sistem pengereman serta kondisi sopir dalam membawa kendaraan sebelum dan sesudah terjadinya kecelakaan.

Bahkan nantinya dari video TAA ini akan dijadikan foto geometrik sebagai gambaran terjadinya kecelakaan, dan apa penyebab sesungguhnya kecelakaan. Namun dari hasil olah tempat kejadian tim TAA Dit Lantas Polda Jambi, untuk sementara menyimpulkan jika peyebab kecelakaan adalah mobil minubus jenis avanza mengalami pecah ban.

"Mobil avanza mengalami pecah ban dan oleng ke kanan jalan sehingga mengambil jalan mobil truk dan berakibatkan mobil truk menghantam mobil avanza," jelas AKBP Nurbani.

Lebih lanjut AKBP Nurbani menjelaskan,usai bertabrakan mobil truck langsung menyeret mobil avanza sejauh delapan meter keluar badan jalan.

"Mobil terbakar akibat percikan api yang merembet ke bahan bakar. Sebab saat kejadian kecelakaan kondisi mobil masih dalam keadaan hidup. Jika kondisi mobil masih hidup, maka bahan bakar akan terus mengalir ke mesin mobil," tambahnya.

Namun meski sudah menyimpulkan untuk sementara, pihak tim TAA masih menunggu hasil dari rekaman TAA untuk mengetahui penyebab pasti kecelakan. "Kita tunggu saja hasil dari video alat TAA. Sebab data dari alat TAA inilah yang lebih akurat," pungkasnya. (red)

Kontributor: Rhizki Okfiandi