Truk Fuso Rusak Bikin Malapetaka, Tabrakan Colt Diesel Terbalik & Toyota Innova Ringsek

Truk Fuso rusak dipinggir jalan membuat malapetaka, pasalnya tiga kendaraan terlibat kecelakaan. Peristiwa ini terjadi di KM 55 Tukum Dua, Sirih Sekapur, Jujuhan, Bungo-Jambi pukul 05.00 WIB, Sabtu (21/3).

Truk Fuso Rusak Bikin Malapetaka, Tabrakan Colt Diesel Terbalik & Toyota Innova Ringsek
Toyota Innova yang terlibat dalam kecelakaan. (Brito.id)

BRITO.ID, BERITA BUNGO - Truk Fuso rusak dipinggir jalan membuat malapetaka, pasalnya tiga kendaraan terlibat kecelakaan. Peristiwa ini terjadi di KM 55 Tukum Dua, Sirih Sekapur, Jujuhan, Bungo-Jambi pukul 05.00 WIB, Sabtu (21/3).

Bermula kecelakaan terjadi antara kendaraan minibus Toyota Innova dan truk cold diesel yang dikemudikan oleh Diki Alpharobi warga Jumbak Jujuhan. Keduanya kendaraan ini sama-sama menghindari adanya satu truk Fuso bernopol BA 9365 QD yang dikemudikan Arialdi warga Kayu Kubu, Bukittinggi, Sumbar mengalami kerusakan bagian mesin.

Menurut keterangan Ikbal (35) warga Pariaman pengemudi Toyota Innova bernopol merah BA 36 W ini mengatakan baru saja dari jambi. Penumpang empat orang menuju Pariaman namun sampai jalan lintas Sumatera km 55 Tukum Dua ada satu truk berhenti dalam kondisi rusak.

"Kami melaju dan ada satu truk dari arah Sungairumbai juga menghindari truk Fuso. Akibatnya truk colt itu sempat menyerempet bodi mobil kami. Sementara Truk Diesel itu terbalik," kata Ikbal.

Warga sekitar melihat kejadian langsung menghubungi Polsek Jujuhan untuk mengamankan lokasi kejadian.

Sekitar pukul 06.00 WIB pihak polsek Jujuhan tiba di TKP dan berapa saat kemudian pihak Satlantas Polres Bungo sudah di tiba di TKP.

Sebelum kejadian kecelakaan minibus Toyota Innova dan Truk colt Diesel, ada pula motor supra juga menabrak bagian ekor truk puso yang mengalami kerusakan.

Namun belum bisa mendapatkan data korban karena korban sudah di bawa ke rumah sakit terdekat, karena mengalami luka yang cukup serius. Atas kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil puluhan juta. (red)