Usai Diserang Isu Rumah Subsidi, Dapur MBG Nalo Tantan Dikunjungi Wabup Merangin - Dinyatakan Layak dan Sesuai Standar

Usai Diserang Isu Rumah Subsidi, Dapur MBG Nalo Tantan Dikunjungi Wabup Merangin - Dinyatakan Layak dan Sesuai Standar
Wabup Merangin Khafid bersama Elviana tinjau dapur MBG di Nalo Tantan. (Ist)

BRITO.ID, BERITA MERANGIN – Setelah sempat diserang isu miring di media sosial terkait penggunaan rumah subsidi sebagai dapur MBG (Makanan Bergizi Gratis), dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, akhirnya dikunjungi langsung oleh Wakil Bupati Merangin, H. A. Khafid Moein.

Dalam peninjauan tersebut, Khafid menegaskan bahwa dapur MBG di Nalo Tantan layak digunakan dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Ia menilai bangunan dapur tersebut tidak ada masalah secara teknis maupun legalitasnya, dan justru menjadi bukti keseriusan masyarakat Merangin dalam mendukung program nasional MBG yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

“Saya lihat langsung kondisi di lapangan, tidak ada masalah. Ini tinggal disesuaikan sedikit dengan kebutuhan denah ruang dapur. Secara umum, dapur ini sudah memenuhi syarat dan bisa segera dioperasikan. Terima kasih kepada Ibu Elviana yang sudah mendorong percepatan program MBG di Kabupaten Merangin,” ujar Khafid saat meninjau dapur, Senin (14/10/2025).

Kunjungan ini dilakukan menyusul adanya pemberitaan yang menyebut dapur MBG tersebut menggunakan rumah subsidi sebagai lokasi operasional. Isu itu langsung dibantah oleh pihak pengelola. Candra, perwakilan dari Yayasan Panji Bangun Negeri selaku mitra pengelola, menegaskan bahwa rumah tersebut bukan rumah subsidi sebagaimana diberitakan.

“Itu tidak benar. Rumah ini bukan rumah subsidi. Pemiliknya membeli secara tunai (cash), bukan dari program perumahan subsidi. Kami sebagai yayasan hanya menyewa untuk sementara waktu sebagai lokasi dapur, karena tempat ini strategis dan memenuhi syarat untuk operasional,” tegas Candra.

Ia juga menjelaskan bahwa dapur tersebut tengah menjalani proses renovasi untuk menyesuaikan dengan standar operasional SPPG. “Proses renovasi masih berjalan. Kalau dilihat dari satu sisi mungkin tampak belum sempurna, tapi secara keseluruhan dapur ini sudah memenuhi ketentuan. Kami juga sudah siapkan dua akses pintu, satu untuk bahan baku masuk dan satu lagi untuk distribusi ke mobil pengantar makanan,” tambahnya.

Senada dengan itu, Anggota DPD RI Dapil Jambi, Dr. Elviana, yang menjadi motor penggerak program MBG di daerah, memberikan apresiasi atas kunjungan langsung Wabup Merangin. Ia menilai langkah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan setiap dapur MBG berjalan sesuai standar.

“Saya berterima kasih kepada Pak Khafid yang mau turun langsung melihat dan memastikan sendiri kondisi dapur MBG di lapangan. Ini bentuk komitmen nyata pemerintah daerah. Yang penting sekarang, jangan ada lagi pihak-pihak yang menebar fitnah atau menghambat jalannya program mulia ini,” ujar Elviana.

Lebih lanjut, Elviana menanggapi tudingan bernada politis yang sempat diarahkan kepadanya lewat pemberitaan dan komentar di media sosial. Ia menegaskan bahwa program MBG bukan proyek pribadi, melainkan program nasional yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan diminta untuk dikawal oleh para anggota DPD RI di seluruh Indonesia.

“Kalau tidak paham dengan apa itu MBG, sebaiknya jangan asal berkicau. Ini program Presiden Prabowo yang kami, para anggota DPD RI, diminta langsung untuk mendukung dan mengawalnya agar tepat sasaran. Jadi kalau ada yang niatnya mau menyerang saya secara politis, itu jelas tidak pada tempatnya,” tegas Elviana.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh upaya yang dilakukan pihaknya di lapangan murni untuk mempercepat pelaksanaan program nasional, bukan untuk kepentingan politik atau pribadi. “Tujuan kita jelas: agar nasi bergizi dari program MBG ini cepat sampai ke perut anak-anak sekolah di Jambi. Jadi kalau ada yang menyebar isu, apalagi yang tidak benar, sama saja menghambat niat baik untuk membantu rakyat,” tambahnya.

Kunjungan Wabup Khafid Moein ke dapur MBG di Nalo Tantan sekaligus menjadi klarifikasi resmi bahwa tidak ada pelanggaran atau penyimpangan dalam pembangunan dapur tersebut. Pemerintah daerah memastikan dapur itu akan segera beroperasi setelah proses penyesuaian teknis rampung, dan siap mendukung percepatan pelaksanaan program MBG di Merangin.

“Yang penting niat kita lurus dan kerja kita nyata. Kita ingin masyarakat Merangin segera merasakan manfaat program MBG ini. Dan saya pastikan, tidak ada yang salah dengan lokasi dapur di Nalo Tantan,” tutup Khafid.

(Ari Widodo)