Vidcon Dua Kementerian dan BNPB, Wabup Bungo Sebut Vaksinasi Hingga ke Daerah

Wakil Bupati Bungo Safrudin Dwi Aprianto bersama Tim Satgas Covid-19 melakukan video conference (video konferensi) pelaksanaan vaksinasi bersama Kemendagri, Kemenkes dan Kepala BNPB Doni Monardo, Selasa (5/1).

Vidcon Dua Kementerian dan BNPB, Wabup Bungo Sebut Vaksinasi Hingga ke Daerah
Wabup Apri saat rakor melalui video conference. (Brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Wakil Bupati Bungo Safrudin Dwi Aprianto bersama Tim Satgas Covid-19 melakukan video conference (video konferensi) pelaksanaan vaksinasi bersama Kemendagri, Kemenkes dan Kepala BNPB Doni Monardo, Selasa (5/1).

Usai konferensi video, Wakil Bupati Bungo Safrudin Dwi Aprianto mengatakan usai melaksanakan kegiatan rakor bersama dengan Menteri Kesehatan, Mendagri, dan Kepala BNPB.

Kata Apri, terkait persiapan penegakan protokol kesehatan Covid-19 di Indonesia sampai ke tingkat desa, diawali Presiden Jokowi secara simbolis pada 13 Januari 2021 mendatang.

"Kemenkes tadi menyampaikan bagaimana dari cek kesiapan serta masalah vaksinnya. Dan ini juga nanti akan dilaksanakan juga sampai ke daerah kita," katanya.

Diharapkan tenaga kesehatan menunjukkan keseriusannya dalam menangani Covid-19, dan terpenting fokus untuk meningkatkan kepatuhan pada kesehatan yang cenderung belum optimal di daerah.

"Mari sama-sama kita tetap waspada dan juga betul-betul mematuhi prinsip 3M, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak," ajak Wabup.

Mudah-mudahan dengan cara ini, peningkatan kasus covid-19 akan menurun baik itu di tingkat nasional, dan khusunya di Kabupaten Bungo.

Pada prinsipnya perlu edukasi kepada masyarakat. Sehingga Pemda diminta untuk mendirikan bangun posko penanganan covid-19 sampai ke level pemerintahan yang terendah sampai ke tingkat Dusun. Ketika ada kasus bisa langsung di tangani juga dikombinasikan dengan pemerintah di atasnya.

"Saya meminta masyarakat di kecamatan dan desa, mari bersama kita peduli dan juga waspada terhadap covid-19 dan jangan dianggap sepele," ujarnya.

Vaksin yang di distribusikan ke Provinsi sekitar 20 ribuan yang pertama kali sasarannya adalah tenaga kesehatan sebanyak 3.000 lebih. 

"Pada 11 Januari nanti kita baru mengikuti kegiatan pelatihan secara virtual terhadap seluruh vaksinator yang ada di wilayah masing-masing," katanya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo Dr Safarudin Matondang MPH menjelaskan hal serupa, sehingga pihaknya sudah menyediakan konvensi di gudang farmasi Dinkes Bungo. (Ari)