Wanita Ini Kena Prank Bingkisan Kardus Sepatu Ternyata Jasad Bayi

Seorang wanita berinsial FL mendapat bingkisan dari orang tak dikenal (OTK) di terowongan Ceger, Jalan Raya Hankam, Cipayung, Jakarta Timur (Jaktim). Bingkisan itu berupa kardus sepatu yang berisi jasad bayi berjenis kelamin laki-laki.

Wanita Ini Kena Prank Bingkisan Kardus Sepatu Ternyata Jasad Bayi
Ilustrasi. (Istimewa)

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Seorang wanita berinsial FL mendapat bingkisan dari orang tak dikenal (OTK) di terowongan Ceger, Jalan Raya Hankam, Cipayung, Jakarta Timur (Jaktim). Bingkisan itu berupa kardus sepatu yang berisi jasad bayi berjenis kelamin laki-laki.

"Ya betul, ada kejadian tersebut," kata Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Stefanus Michael Tamuntuan saat dikonfirmasi, Jakarta, Sabtu (16/5/2020).

Kejadian bermula saat FL yang tengah melintas di sekitar lokasi kejadian menepi untuk memakai headset. Tiba-tiba, datang dua orang berboncengan sepeda motor yang langsung menghapirinya dan memberikan bungkusan berisi kardus sepatu.

"Kemudian menghampiri saksi lalu memberikan bungkus sepatu warna merah dan dibungkus plastik warna merah sambil mengatakan 'Mbak ini sepatu'. Setelah diterima, kedua pelaku langsung pergi kearah Jalan Raya Hankam," papar Stefanus.

Saksi merasa bingung, mengapa dirinya tiba-tiba mendapat 'hadiah' tak terduga dari dua orang tak dikenal tersebut. Tak lama berselang, FL mengendus bau busuk dari dalam kardus --baunya seperti bau obat yang telah kedaluarsa.

FL lantas membuka kardus sepatu tersebut. Tak disangka, dia mendapati jasad bayi laki-laki di dalam kardus sepatu tersebut.

"Karena saksi merasa curiga karena bau busuk obat, lalu dibuka bungkusan kardus tersebut dan didapati seorang bayi laki laki dalam keadaan meninggal dunia," ujar Steven.

Saat ini, jasad bayi tersebut dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan autopsi. Polisi masih mendalami temuan tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi. "Selanjutnya, atas kejadian tersebut mayat bayi di kirim ke RS Soekanto untuk dilakukan autopsi," tutup Steven.

Sumber: Okezone
Editor: Ari