Warga Bahar Selatan Minta Kegiatan Pengeboran Minyak Dilegalkan, Kementerian ESDM: Bisa Saja

Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral kunjungi Desa Bukit Subur Kecamatan Bahar Selatan Kabupaten Muarojambi pada Jum'at (16/10/20).

Warga Bahar Selatan Minta Kegiatan Pengeboran Minyak Dilegalkan, Kementerian ESDM: Bisa Saja
Kegiatan Peninjauan Aktivitas Ilegal Driling (ist)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral kunjungi Desa Bukit Subur Kecamatan Bahar Selatan Kabupaten Muarojambi pada Jum'at (16/10/20). 

Dengan diwakili Inspektur Jenderal Kementrian ESDM RI Prof. Dr. Akhmad Syakhroza, S.E., MAFIS beserta Tim. Di sana, mereka meninjau lokasi Ilegal Driling di RT 04 Dusun Tanah Merah desa setempat.

Selain meninjau, mereka juga berdialog bersama masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat yang diwakili Kepala Desa Nur Cahyo dan Ketua BUMDes setempat Muhajir meminta agar kegiatan pengeboran minyak di sana bisa dilegalkan.

Menjawab hal tersebut, Kementrian pun mengatakan bahwa hal tersebut bisa saja terealisasi. Untuk merealisasikannya, tentu harus ditempuh cara dan pengajuan sesuai aturan yang berlaku.

"Kades bisa mengajukan surat permohonan kepada pemerintah secara berjenjang hingga ke Kabupaten dalam hal ini adalah kantor Bidang ESDM dengan melampirkan data sumur minyak yang ada," kata Inspektur Jenderal Kementrian ESDM RI Prof. Dr. Akhmad Syakhroza, S.E., MAFIS.

Dalam pengajuan permohonan tersebut, disertai dengan berkas-berkas pendukung agar kegiatan tersebut bisa dilegalkan.

"(Berkasnya berisi antara lain) Titik koordinat dan jumlah hasil produksi sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah," kata dia.

Kegiatan di sana berlangsung dengan protokol kesehatan. Kedatangan Kementrian ESDM didampingi oleh Kapolres Muarojambi AKBP Ardiyanto serta unsur Muspika setempat.

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi