Wisuda ke-7 UM Jambi: 400 Lulusan Resmi Dikukuhkan, Kampus Tegaskan Peran sebagai Pelopor Pendidikan Berkemajuan
BRITO.ID, BERITA JAMBI – Universitas Muhammadiyah Jambi (UM Jambi) kembali menorehkan sejarah melalui Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda ke-7 Program Sarjana dan Magister Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat di Abadi Convention Center, Senin (22/12/2025), diikuti sebanyak 400 wisudawan dan wisudawati yang resmi menyandang gelar Sarjana dan Magister, termasuk Magister Ekonomi Pembangunan.
Momentum wisuda ini tidak hanya menjadi penanda kelulusan akademik, tetapi juga refleksi perjalanan transformasi UM Jambi sepanjang tahun 2025 dalam membangun peradaban melalui pendidikan, dakwah, dan pengabdian, berlandaskan nilai-nilai Islam Berkemajuan.
Rektor Universitas Muhammadiyah Jambi, Hendra Kurniawan, S.Si., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa wisuda ke-7 merupakan tonggak sejarah penting bagi kampus. Menurutnya, tanggal 22 Desember 2025 bukan sekadar agenda akademik, melainkan momentum lahirnya generasi baru yang akan menjadi pilar masa depan bangsa.
Ia mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 UM Jambi melakukan transformasi fundamental melalui reformasi tata kelola, digitalisasi layanan, penegakan disiplin, serta penguatan manajemen kampus. Seluruh langkah tersebut, kata Hendra, dilandasi semangat ajaran KH Ahmad Dahlan agar Muhammadiyah hidup sebagai gerakan dakwah pendidikan, bukan sebagai sarana kepentingan pribadi.
Pada kesempatan itu, Rektor juga mengumumkan capaian strategis UM Jambi, di antaranya izin pembukaan dua program studi baru, yakni Sarjana Hukum Bisnis dan Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi. Program D4 Keperawatan Anestesiologi bahkan menjadi yang pertama dan satu-satunya di Provinsi Jambi serta keempat di Pulau Sumatera, menegaskan posisi UM Jambi sebagai pionir pendidikan kesehatan.
“Ini bukan sekadar penambahan prodi, melainkan lompatan sejarah. UM Jambi tidak lagi sekadar mengikuti arus, tetapi memimpin perubahan,” tegas Rektor.
Dari sisi prestasi mahasiswa, UM Jambi menunjukkan kemajuan signifikan. Sejumlah startup mahasiswa berhasil menembus pendanaan nasional B2MW dan tampil di KMI Expo 2025. Selain itu, mahasiswa UM Jambi juga mendominasi ajang Entrepreneurship Award di wilayah LLDikti X, membuktikan bahwa lulusan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja.
Secara institusional, UM Jambi saat ini menyandang predikat Akreditasi Institusi “Baik Sekali” hingga 2028. Predikat tersebut diperkuat oleh capaian program studi S2 Ekonomi Pembangunan, S1 Ekonomi Pembangunan, dan S1 Manajemen yang juga berstatus “Baik Sekali”.
Wisuda kali ini turut dihadiri berbagai tokoh penting, di antaranya Kepala LLDikti Wilayah X, pimpinan PP Muhammadiyah, Ketua dan Pembina Harian UM Jambi, pimpinan wilayah Muhammadiyah dan Aisyiyah, mitra strategis seperti OJK dan perbankan syariah, hingga anggota DPRD. Menariknya, di antara 400 wisudawan terdapat anggota DPRD, aparatur pemerintah, kepala desa, serta personel TNI-Polri, mencerminkan keberagaman latar belakang lulusan UM Jambi.
Kepala LLDikti Wilayah X, Afdalisma, S.H., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas capaian UM Jambi dan kelulusan para wisudawan. Ia menekankan pentingnya kemampuan adaptasi, inovasi, dan pembelajaran berkelanjutan di tengah perubahan dunia yang semakin cepat akibat kemajuan teknologi dan kecerdasan buatan.
“Dunia tidak hanya membutuhkan orang yang rajin, tetapi mereka yang terus belajar dan mampu menyesuaikan diri. Asah satu keahlian dengan serius, karena dunia menghargai mereka yang benar-benar ahli,” pesannya kepada para lulusan.
Sementara itu, Wakil Sekretaris III Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, Ir. Mohammad Adam Jerusalem, S.T., S.H., M.T., Ph.D., memberikan apresiasi atas konsistensi UM Jambi dalam menjaga mutu pendidikan dan melahirkan inovasi. Ia menyebut UM Jambi sebagai contoh perguruan tinggi Muhammadiyah yang terus bertumbuh dan dipercaya masyarakat.
Mengakhiri rangkaian wisuda, para wisudawan diingatkan agar menjadikan ijazah bukan sekadar simbol akademik, tetapi sebagai lisensi pengabdian dan kebermanfaatan. Dengan berbekal ilmu, iman, dan integritas, UM Jambi optimistis para lulusan akan mampu memberi kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara.
(Ari Widodo)

Ari W