2 Hari Menjabat, Nama Kepala Inspektorat dan BKPSDM Tanjab Barat Dicatut

2 Hari Menjabat, Nama Kepala Inspektorat dan BKPSDM Tanjab Barat Dicatut
Kepala Inspektorat dan Kepala BKPSDM Tanjab Barat (Heri Anto/ BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA TANJAB BARAT- Baru dua hari dilantik, nama Kepala Inspektorat dan Kepala BKPSDM dicatut okmum tak bertanggung jawab.

Dari Informasi yang dihimpun, penelpon gelap itu mengaku sebagai Kepala Inspektorat Encep Jarkasih dan Kepala BKPSDM H. R. Gatot Suwarso.

Staf BKPSDM Tanjung Jabung Barat, Rinna Mayasari, mengaku ditelepon seseorang yang mengaku sebagai Kepala BKPSDM Tanjab Barat yang baru Gatot Suwarso, Selasa (12/11) sekitar pukul 11.06 WIB.

"Sebelum ditelpon, pelaku mengirim SMS, nomor pelaku +6285281XXXX yang isinya "Rina...ini no bapak/Kepala Bkpsdm yg baru Gatot Suwarso". Jelasnya.

Hal seruapa juga dialami oleh Bendahara Inseptorat mengaku telah ditelpon seseorang yang mengaku Kepala Inspektorat yang baru Encep Jarkasih.

Terkait hal itu, Kepala Insektorat Tanjab Barat yang baru saja dilantik, Encep Jarkasih membenarkan jika pada hari Selasa (12/11) stafnya menerima SMS dan telpon gelap.

"Ia, Informasinya sudah sampai ke telinga saya, Staf di BKPSDM ditelpon, pelaku mengaku Pak Gatot kepala BKPSDM yang baru, kemudian sfat saya di Insektorat juga ditelpon pelaku mengaku saya (Encep) Inspektur yang baru," terangnya Rabu (13/11).

Encep memaparkan, pelaku memang belum menyebutkan meminta uang, tetapi motifnya kearah sana. Sebab pelaku meminta nomor Kasubbag Keuangan dan Bendahara dan meminta bendahara menghubungi nomor pelaku.

"Untungnya staf cepat tanggap mengenali nomor dan suara penelpon yang mengaku saya dan pak Gatot dan langsung menyampaikan ke saya," kata Encep lagi.

Terkait hal itu, Encep menghimbau OPD dan ASN untuk tidak mudah mempercayai modus penipuan via telepon yang mengatasnaman pejabat di Inspektorat maupun BKPSDM.

Menurutnya baik Inspektur maupun kepala BKPSDM dan staf tidak dibenarkan melakukan hal itu, dan kalaupun ada penelepon serupa diharapnya pihak bersangkutan dapat mengecek langsung.

“Saya berharap untuk teman-teman OPD, Dinas berhati-hati, ketika ada telpon meminta uang atas nama Inspektorat tolong di cek benar atau tidak,” tukasnya.

Penulis: Heri Anto

Editor: Rhizki Okfiandi