Air PDAM di Muarojambi Bau Kaporit, Direktur PDAM: Tidak Jadi Masalah

Kepala PDAM Tirta Muarojambi Budi Mulia memintaaaf kepada para pelanggan PDAM di Muarojambi jika dalam beberapa waktu belakangan, air yang sampai ke rumah-rumah warga sedikit berbau. Ini lantaran di tengah wabah Covid-19, PDAM melakukan penambahan Kaporit untuk tetap menjaga kualitas air yang dihasilkan.

Air PDAM di Muarojambi Bau Kaporit, Direktur PDAM: Tidak Jadi Masalah
Proses Pengolahan Air Bersih di Muarojambi (Raden Romi/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Kepala PDAM Tirta Muarojambi Budi Mulia memintaaaf kepada para pelanggan PDAM di Muarojambi jika dalam beberapa waktu belakangan, air yang sampai ke rumah-rumah warga sedikit berbau. Ini lantaran di tengah wabah Covid-19, PDAM melakukan penambahan Kaporit untuk tetap menjaga kualitas air yang dihasilkan.

"Untuk menambah kaporit tersebut saya juga minta maaf kepada semua pelanggan karena airnya agak bau kaporit sedikit, tapi ini tidak masalah, karena kita menambahkan ada takarannya sehingga terkait covid-19 kita lebih baik lagi. Air lebih bersih dan steril," kata Budi Mulia belum lama ini.

Selain menambahkan kaporit, PDAM Tirta Muarojambi juga melakukan modifikasi terhadap mesin pompa mereka. Ini semua dilakukan agar kualitas dan kuantitas air tetap terjaga untuk keperluan pelanggan yang berkelanjutan.

"Saya sudah intruksikan pada bagian tekhnik, kita akan modifikasi mesin pompanya. Sebelumnya debit air 10 liter perdetik hidupnya cuma 12 jam, jadi kita ganti dengan 5 liter perdetik waktunya akan kita perpanjang menjadi 24 jam," kata Budi.

Ia juga mengatakan untuk daerah yang belum menikmati pelayanan 24 jam seperti daerah Tangkit Kecamatan Sungaigelam,Tanjung Kecamatan Kumpeh ,dan daerah situs percandian Muarojambi sudah dibenahi.

"Yang awalnya dari 6 jam dan 8 jam kita akan perpanjang waktunya menjadi 24 jam," pungkasnya.

Penulis: Raden Romi

Editor: RHizki OKfiandi