Dinyatakan Sembuh dari Corona, Pegawai Puskesmas di Muarojambi Ini Diperbolehkan Pulang

Pasien terkonfirmasi positif asal Kabupaten Muarojambi bertambah 1 orang. Pasien sembuh berdasarkan hasil uji swab Jum'at 21 Agustus tersebut berasal dari Kecamatan Kumpeh Ulu Muarojambi.

Dinyatakan Sembuh dari Corona, Pegawai Puskesmas di Muarojambi Ini Diperbolehkan Pulang
Sekda Muarojambi Moh Fadil Arief (ist)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Pasien terkonfirmasi positif asal Kabupaten Muarojambi bertambah 1 orang. Pasien sembuh berdasarkan hasil uji swab Jum'at 21  Agustus tersebut berasal dari Kecamatan Kumpeh Ulu Muarojambi.

"Pasien sembuh bertambah 1 orang yakni pasien MJ 20 yakni MHP seorang perempuan berusia 42 tahun asal Kecamatan Kumpeh Ulu," kata Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muarojambi Muhammad Fadhil Arief Jum'at (21/8/20).

Dengan demikian, kata Fadhil, secara kumulatif dapat dilaporkan bahwa hingga hari ini ada 23 pasien terkonfirmasi positif di Muarojambi.

"Kumulatif 23 orang, sembuh 15 orang dan dirawat 8 orang. Sementara kasus meninggal dunia karena Korona masih 1 kasus," kata Fadhil.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Muarojambi Yes Isman memaparkan bahwa pasien yang dinyatakan sembuh tersebut merupakan ASN yang bekerja di Puskesmas Muarokumpeh Kecamatan Kumpeh Ulu. Hasil swabnya sudah 2 kali berturut-turut negatif, dengan demikian beliau dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.

"Namun tetap isolasi mandiri selama 14 hari ke depan," kata dia.

Yes juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak risau. Tidak juga merasa takut untuk berobat ke puskesmas. Pasalnya, pasien tersebut sudah dinyatakan sembuh dan proses tracing ketat sudah dilakukan pihak gugus tugas bahkan hingga melakukan Rapid Test dan swab kepada pegawai di puskesmas di sana.

"Kita sudah melakukan tracing ketat. Seluruh staf di puskesmas tersebut sudah di-rapid test sebanyak 2 kali dan hasilnya dalam 2 kali rapid Test tersebut semuanya non reaktif atau negatif. Selain itu 3 orang juga sudah diswab dengan hasil 2 kali negatif. Artinya aman," kata dia.

Penulis: Raden Romi

Editor: Rhizki Okfiandi