Antisipasi Politik Uang Pilkades Serentak di Muarojambi, Raden: Kita Bekerjasama Intel Polres

Antisipasi Politik Uang Pilkades Serentak di Muarojambi, Raden: Kita Bekerjasama Intel Polres
Raden Najmi (Dok)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Jilid III di Kabupaten Muarojambi akan segera digelar. Tak sampai dua pekan lagi atau tepatnya 11 November 2019 mendatang ajang pesta demokrasi akan dilaksanakan. 

Sejumlah persiapan terus dilakukan termasuk untuk mendeteksi dan memgantisipasi potensi kerawanan sebelum dan pasca-pilkades.  

"Kita menggandeng TNI-Polri untuk mengantisipasi kerawanan Pilkades jilid III ini," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Muarojambi Raden Najmi Rabu (30/10/19).

Terkait pelibatan TNI-Polri untuk membantu mengawasi Pilkades, Raden Najmi menyebut sudah melaporkan dan meminta izin kepada Bupati. Gelar pasukan pun akan digelar di Pendopo Kantor Bupati bersama TNI-Polri pada Kamis (31/10/19) esok hari.

"Rencananya besok Kamis (31/10) kita akan melakukan gelar pasukan. Itu pelaksanaannya bekerjasama dengan Polres Muarojambi dan Kodim 0415/ Batanghari. (Gelar pasukan) akan dilaksanakan di Pendopo Kantor Bupati dan kita sudah lapor Bupati. Pada prinsipnya bupati sudah setuju," sebutnya.

Dijelaskan Najmi, saat ini di tingkat Desa masih berlangsung tahapan sosialisasi oleh para calon Kepala Desa. Sementara, di tingkat Kabupaten Muarojambi dalam proses pembuatan surat suara. Najmi menyebutkan, dalam praktiknya menggandeng TNI Polri dalam pilkades ini sangatlah dibutuhkan, seperti dengan melibatkan intelijen polres sebagai antisipasi adanya isu politik uang. 

"Kami juga bekerjasama dengan Intel Polres untuk membantu pengawasan pelaksanaan kampanye dan Minggu tenang, sehingga nanti diharapkan dapat meredam terjadinya isu-isu money politik. Tentu pada akhirnya kita menginginkan jalannya Pilkades aman dan damai," kata Najmi.

Ditegaskan Kadis PMD, jika dalam pelaksanaan pilkades nanti ada dugaan kecurangan ataupun praktik politik uang, masyarakat bisa langsung melaporkan pada BPD ataupun ke pihak Polres Muarojambi.

"Laporkan pada BPD, atau langsung bisa ke Polres karena ini sudah masuk pada ranah pidana jadi pihak kepolisian yang menindaknya," sebutnya.

Sementara itu, di tingkat pelaksanaan, Raden Najmi juga meminta kepada BPD dan panitia untuk bekerjasama dalam mengawasi pelaksanaan ini. Hal ini lantaran memang dalam pelaksanaan pilkades tidak ada panitia pengawas atau panwas.

"Jadi terkait kemungkinan terjadi money politics, kita sudah berikan arahan kepada seluruh panitia dan BPD untuk memantau, karena di pilkades ini tidak ada panwas. Jadi panitia dan BPD lah yang bertindak sebagai pengawas, diharapkan BPD dan panitia bekerjasama," sebutnya. 

Lebih lanjut disampaikan oleh Raden Najmi bahwa pihaknya juga akan melakukan pengecekan terhadap kesiapan dari panitia pelaksana Pilkades. Pihaknya akan melakukan rapat tim Kabupaten yang akan dihadiri oleh Camat di masing- masing daerah.

"Tentunya kita mengimbau kepada seluruh masyarakat dan juga para calon kepala desa untuk saling menjaga dan menciptakan Pilkades yang aman, sejuk dan damai," pungkasnya. (Red)

Reporter : Romi