Banjir Rendam Rantau Duku Hingga Bedaro Bungo-Jambi

Hujan deras yang mengguyur hulu sungai Batang Bungo sejak pukul 01.30 WIB, Minggu (22/11), mengakibatkan banjir di sepanjang aliran sungai. Banjir merendam Dusun Rantau Duku, Baru Sipin, Lubuk Mayan, Kecamatan Rantau Pandan.

Banjir Rendam Rantau Duku Hingga Bedaro Bungo-Jambi
Banjir di Bedaro, Kabupaten Bungo, Minggu (22/11). (Brito.id)

BRITO.ID, BERITA BUNGO - Hujan deras yang mengguyur hulu sungai Batang Bungo sejak pukul 01.30 WIB, Minggu (22/11), mengakibatkan banjir di sepanjang aliran sungai. Banjir merendam Dusun Rantau Duku, Baru Sipin, Lubuk Mayan, Kecamatan Rantau Pandan.

Tak hanya itu hingga siang ini banjir turut merendam Desa Bedaro, Kecamatan Muko-muko Bathin VII.

Muhammad Sauri warga setempat mengatakan mengatakan Kecamatan Rantau Pandan wilayah pesisir sungai Lubuk Kayu Aro, Rantau Pandan, Rantau Duku, Lubuk Mayan saat ini sedang dilanda musibah banjir besar.

"Khusus dusun Baru Sipin, pemukiman atau rumah warga hampir terrendam total. Saat ini kepedulian pihak berwenang sangat dibutuhkan warga," ungkap Sauri dalam akun Facebook dipantau Brito.id, Minggu (22/11).

Sementara M Azan warga Bedaro mengaku Dusun Bedaro Kecamatan Muko Muko Bathin VII Kabupaten Bungo- Jambi,  ratusan rumah warga  terendam banjir. Diperkirakan air mulai naik sekitar pukul 02.30 WIB, Minggu (22/11/2020).

"Air masuk ke dalam rumah warga
Akibat banjir, tingginya curah hujan membuat sungai Mampun Dusun Bedaro ditambah kiriman air dari sungai Batang bungo meluap, sehingga  ratusan rumah warga terkena banjir," katanya.

Kepala Kampung Pasar Bedaro, Saihon saat dimintai keterangan, banjir terjadi karena cura hujan terus mengguyur pada malam harinya.

"Masyarakat sudah waspada kondisi banjir belum surut. Jumlah rumah yang terendam belum dihitung," katanya. (red)