Catat, Tarif Sewa Ruko di Pasar Atas Sarolangun Bakal Naik 100 Persen, Ini Penjelesan Wabup

Tarif sewa Ruko milik Pemkab Sarolangun yang ada di Pasar Atas Sarolangun bakalan mengalami kenaikan. Kenaikan tarif tersebut mencapai 100 persen dari tarif sewa sebelumnya, yang hanya di kisaran Rp 15 juta. 

Catat, Tarif Sewa Ruko di Pasar Atas Sarolangun Bakal Naik 100 Persen, Ini Penjelesan Wabup
Wabup Sarolangun Saat Dikonfirmasi Wartawan (ist)

BRITO.ID,BERITA SAROLANGUN - Tarif sewa Ruko milik Pemkab Sarolangun yang ada di Pasar Atas Sarolangun bakalan mengalami kenaikan. Kenaikan tarif tersebut mencapai 100 persen dari tarif sewa sebelumnya, yang hanya di kisaran Rp 15 juta. 

Hal itu terjadi, seiring dengan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan kedua atas peraturan daerah nomor 03 tahun 2010 tentang retribusi pasar, grosir dan atau pertokoan. 

"Sewa lumayan cukup besar, sebelumnya sekitar Rp 15 juta dan sekarang sudah mencapai Rp 30 juta, dan kita lakukan penyesuaian karena terjadi selisih tarif di sisi kiri kanan Ruko Pemda," kata Wakil Bupati Sarolangun H Hillalatil Badri (30/02/2020)

Katanya, perubahan sewa tarif Ruko tersebut dikarenakan saat ini besarannya jauh lebih rendah, sehingga menjadi temuan oleh BPK Provinsi Jambi, yang mana tarif sewa Ruko yang ada di sebelah kiri dan kanan lebih mahal dibandingkan tarif sewa Ruko Pemda Sarolangun. 

"Ya, kalau perubahan ada tentang sewa tarif Ruko, grosir dan pertokoan, kemarin Tarifnya jauh lebih rendah, dan ternyata atas temuan BPK bahwa di sisi kiri kanan Ruko Pemda lebih mahal. Sementara Perda kita masih jauh di bawah, maka kita lakukan penyesuaian tarif sewa Ruko dan pertokoan tersebut," katanya. 

Selain itu, selisih sewa tarif Ruko Pemda dengan sewa tarif Ruko saat ini juga memicu adanya oknum yang melakukan pencaloan dengan maksud mengambil keuntungan dari hasil pindah tangan sewa antara pihak kedua dengan pihak ketiga. 

"Kalau terlalu jauh selisihnya, akan menimbulkan pencaloan oleh oknum tertentu yang memindah tambahan penyewa atau menyewa ke orang lain, maka kita menyesuaikan sesuai hasil temuan BPK," katanya. 

Penulis: Arfandi S

Editor: Rhizki Okfiandi