Virus Flu Baru yang Berbahaya Muncul di China, Begini Kata Ilmuwan

Peneliti China mengidentifikasi adanya Virus flu baru yang berpotensi menjadi Pandemi. Virus itu ditemukan di dalam babi, tapi dapat menular ke manusia. Para peneliti khawatir bahwa itu dapat bermutasi lebih lanjut sehingga dapat menyebar dengan mudah dari orang ke orang, dan memicu wabah global.

Virus Flu Baru yang Berbahaya Muncul di China, Begini Kata Ilmuwan
Istimewa. (Istimewa)

 BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Peneliti China mengidentifikasi adanya Virus flu baru yang berpotensi menjadi Pandemi. Virus itu ditemukan di dalam babi, tapi dapat menular ke manusia. Para peneliti khawatir bahwa itu dapat bermutasi lebih lanjut sehingga dapat menyebar dengan mudah dari orang ke orang, dan memicu wabah global.

Meskipun belum menunjukkan masalah, para peneliti mengatakan kemunculan strain baru Virus flu ini perlu diawasi. Peneliti juga merekomendasikan agar pemantauan ketat terhadap pekerja industri babi harus segera diimplementasikan.

Wabah Virus flu terakhir yang dihadapi dunia adalah wabah Flu Babi tahun 2009 yang dimulai di Meksiko. Jenis Virus yang muncul di China saat ini memiliki kemiripan dengan Flu Babi tahun 2009, namun ada sedikit perbedaan.

Virus, yang oleh para peneliti disebut G4 EA H1N1, dapat tumbuh dan berkembang biak di sel-sel yang melapisi saluran udara manusia. Mereka menemukan bukti infeksi baru-baru ini mulai pada orang yang bekerja di RPH dan industri babi di China.

Vaksin flu yang ada saat ini tampaknya tidak melindungi manusia dari Virus baru tersebut, tetapi bisa vaksin yang ada bisa disesuaikan dengan Virus baru yang muncul.

"Saat ini kita sedang teralihkan dengan coronavirus dan memang begitu. Tetapi kita tidak boleh melupakan Virus baru yang berpotensi berbahaya," kata Profesor Kin-Chow Chang dari Nottingham University, dilansir dari laman BBC, Selasa (30/6).

"Kita tidak boleh mengabaikannya," tambah Profesor Chang.

Prof James Wood selaku kepala Departemen Kedokteran Hewan di University of Cambridge, mengatakan temuan itu muncul sebagai pengingat yang bermanfaat bahwa manusia terus-menerus menghadapi risiko kemunculan patogen baru.

Ia juga mengingatkan bahwa hewan ternak, yang lebih lebih sering berinteraksi dengan manusia dibandingkan dengan satwa liar, dapat bertindak sebagai pembawa Virus yang bisa menyebabkan Pandemi

Sumber: Akurat.co
Editor: Ari