Disnakkan Sarolangun Prioritaskan Kesehatan Hewan, Begini Langkahnya

Disnakkan Sarolangun Prioritaskan Kesehatan Hewan, Begini Langkahnya
Pemeriksaan kesehatan hewan. (Arfandi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN - Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan(Disnakkan) Kabupaten Sarolangun Masturo mengatakan kesehatan ternak pada 2020 menjadi prioritas Pemkab Sarolangun. 

Pelayanan tersebut dilakukan dengan sistem jemput bola kepada setiap peternak yang ada di Sarolangun.

"Ya, sepanjang kami tahu domisili ternak akan kami kunjungi," kata Masturo, Minggu (26/1/2020)

Masturo mengatakan pelayanan kesehatan itu tidak hanya berlaku pada ternak program Pemkab Sarolangun ataupun Program Percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan (P2DK). Tetapi juga ternak secara swadaya.

"Bukan saja program Pemkab seperti P2DK. Swadaya juga bisa," katanya.

Dia menyampaikan jika syarat untuk menginginkan pelayanan kesehatan ternak, terlebih dahulu menghubungi atau datang ke Dinas Peternakan. 

Kemudian jadwal peternak bersedia mengumpulkan ternak dalam satu tempat dan terpenting membuat kandang jepit.

"Kan dak mungkin kami yang buat, asal masyarakat ngumpulin ternaknya,misal dalam satu desa, kami siap ke sana," katanya.

Tidak hanya ternak seperti sapi, kerbau dan kambing, pihaknya juga bersedia melakukan cek kesehatan hewan peliharaan seperti anjing dan sejenisnya.

Ribuan dosis obat disiapkan mengingat pencegahan penyebaran virus melalui hewan.

"Vaksin rabies 3.000 dosis, untuk anjing, kucing, kera dan pelayanan terhadap kambing terkena virus, disinfektan  kandang ternak juga," ungkapnya.

Jika untuk sistem upah pada pelayanan kesehatan ternak ini menurutnya masih relatif.

"Kalau kita katakan ada, tapi relatif kecil, karena tidak semua vaksin, atau obat dibeli oleh pemerintah. Dan biasanya pemeriksaan sebelumnya dalam peternak paling besar ngasi 50 dan paling tidak 100 ribu tapi tidak diminta dan sudah kebiasaan," pungkasnya.

Penulis: Arfandi Sarbaini
Editor: Ari