DPRD Muarojambi Sebut PT BBS Terbukti Cemari Sungai

PT Bukit Bintang Sawit (BBS) dilaporkan oleh masyarakat dan Forum Jurnalis Jambi (FJJ).

DPRD Muarojambi Sebut PT BBS Terbukti Cemari Sungai
Ketua Komisi III DPRD Muarojambi Usman (ist)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - PT Bukit Bintang Sawit (BBS) dilaporkan oleh masyarakat dan Forum Jurnalis Jambi (FJJ). 

Perusahaan perkebunan dan pabrik kelapa sawit yang berada di desa Bukitbaling Kecamatan Sekernan tersebut dituding telah mencemari Sungai Melintang. 

Sungai tersebut tercemar akibat limbah dari perusahaan tersebut. Namun pihak perusahaan  menyangkal. Mereka bilang kalau sungai tersebut tercemar akibat aktivitas ataupun limbah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) milik Pemkab Muarojambi.

Dinas terkait pun, yakni Dinas Lingkungan Hidup Muarojambi turun ke lapangan. Sampel diambil dan diuji. Hasilnya dilaporkan ke DPRD Muarojambi pada Kamis (21/1/21). 

Ketua Komisi III DPRD Muarojambi dalam rilisnya memastikan bahwa sesuai fakta dan hasil laboratorium yang disampaikan oleh Dinas LH Muarojambi, PT BBS terbukti mencemari sungai tersebut. 

"Bahwa berdasarkan fakta dan hasil laboratorium dari sampel yang diperiksa di bagian hilir terbukti baku mutu air melewati ambang batas. Standart baku mutu airnya 896,93 miligram per liternya, hal ini sudah melebihi ambang batas kadar mutu air maksimal 350 miligram perliter," cetus Usman.

Sedangkan di bagian hulu sungai, standart baku mutu airnya normal. Ini membuktikan bahwa pencemaran lingkungan tersebut bukanlah diakibatkan oleh TPA milik Pemkab Muarojambi melainkan oleh limbah PT BBS. 

Terkait hal ini, Dewan mendesak Bupati Muarojambi untuk mengevaluasi izin perusahaan tersebut.

"Kalau rekomendasi kita jelas. Kita meminta Bupati untuk mencabut izin perusahaan tersebut, dan menutup perusahaan tersebut," kata Usman.

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi