Dua Warga Bungo Jambi Positif Covid-19, Perbatasan Diperketat & Muncul Wacana Penutupan Bandara Sementara

Dua orang pasien asal Bungo dinyatakan positif COVID-19 yang diketahui berusia 63 tahun dan 35 tahun. Sehingga Pemkab Bungo mengambil langkah diantaranya antisipasi hingga ke Dusun/Desa dan meningkatkan pengawasan ke tiga Pos di perbatasan.  Tak hanya itu Bupati Bungo Mashuri juga mengambil langkah dengan berkoordinasi ke Bandara dan Dinas Perhubungan pengurangan jadwal penerbangan dan hingga penutupan bandara. 

Dua Warga Bungo Jambi Positif Covid-19, Perbatasan Diperketat & Muncul Wacana Penutupan Bandara Sementara
Bandara Muara Bungo. (Istimewa)

BRITO.ID, BERITA BUNGO - Dua orang pasien asal Bungo dinyatakan positif COVID-19 yang diketahui berusia 63 tahun dan 35 tahun. Sehingga Pemkab Bungo mengambil langkah diantaranya antisipasi hingga ke Dusun/Desa dan meningkatkan pengawasan ke tiga Pos di perbatasan. 

Tak hanya itu Bupati Bungo Mashuri juga mengambil langkah dengan berkoordinasi ke Bandara dan Dinas Perhubungan pengurangan jadwal penerbangan dan hingga penutupan bandara. 

"Dikarenakan kewenangan penutupan bandara adalah pusat, namun kita upayakan penutupan bandara. Namun jika tidak bisa, maka diupayakan pengurangan jadwal penerbangan untuk langkah antisipasi penyebaran COVID-19," ungkap Bupati didampingi Jubir COVID-19 Bungo Dr Safaruddin Matondang.

Hal ini juga ditanggapi serius Wabup Bungo H Safrudin Dwi Aprianto. Dia menegaskan terkait dengan adanya 2 orang warga bungo positif covid-19, Pemkab Bungo melalui gugus tugas COVID-19 dan jajaran Forkopimda terus melakukan langkah-langkah antisipasi hingga ke tingkat dusun.

"Termasuk optimalisasi keberadaan pos di 3 titik untuk memantau warga yang memasuki dan akan menetap di Bungo untuk jangka waktu tertentu termasuk di Bandara Bungo. Himbauan untuk pencegahan penularan COVID-19 juga kita lakukan secara masif dan terstruktur kepada masyarakat," katanya, Sabtu malam (11/4).

Sesuai dengan pernyataan Bupati Bungo dengan permintaan penutupan bandara, dirinya sangat mendukung atas langkah itu.

"Sehingga tentu harus berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui Kemenhub dan otoritas Bandara. Prinsipnya apa yang disampaikan pak Bupati adalah kebaikan untuk warga Bungo," tegasnya

"Jadwal penerbangan pun sekarang banyak berkurang dan dibatalkan," tutupnya. (red)