GANAS! Netizen Indonesia Bully Pasangan Gay Thailand: Mengapa Kalian Sangat Kasar pada Kami?

Siapa berani melawan keganasan warganet Indonesia. Tingkah ‘ikut caampur’ dan main hakim sendiri melekat erat dengan image warganet Indonesia. Hal itu yang baru-baru ini menimpa pasangan gay atau homoseksual asal Thailand Suriya dan kekasihnya. Kedua ‘pria gemulai’ ini tiba-tiba media sosialnya didatangi warganet Indonesia yang menurutnya bersikap bar bar

GANAS! Netizen Indonesia Bully Pasangan Gay Thailand: Mengapa Kalian Sangat Kasar pada Kami?
Istimewa. (Istimewa)

BRITO.ID, BERITA VIRAL - Siapa berani melawan keganasan warganet Indonesia. Tingkah ‘ikut caampur’ dan main hakim sendiri melekat erat dengan image warganet Indonesia.

Hal itu yang baru-baru ini menimpa pasangan gay atau homoseksual asal Thailand Suriya dan kekasihnya. Kedua ‘pria gemulai’ ini tiba-tiba media sosialnya didatangi warganet Indonesia yang menurutnya bersikap bar bar.

Bagaimana tidak, Suriya dan kekasihnya ini bahkan tidak ada hubungannya dengan Indoensia. Kedua pasangan gay ini lahir dan besar di Thailand.

Suria dan sang kekasih merasa heran setelah melihat betapa sewotnya warganet Indonesia menanggapi pernikahan kedua lelaki itu di media sosial.

Bahkana beberapa warganet mengancam akan membunuh Suria dan kekasihnya. Setelah mendapat ancaman bertubi-tubi, Suria dan kekasihnya merasa jengah dan juga terganggu.

Akhirnya keduanya menyewa pengacara setelah mereka menerima ancaman pembunuhan dari warganet Indonesia.

Berawal dari unggahan foto pernikahan gay
Dilansir laman coconut Selasa 13 April 2021, hujatan yang diterima Suria berawal dari unggahan foto pernikahan mereka di Facebook pada 4 April lalu. Tetapi siapa sangka, warnet Indonesia langsung menyerbu unggahan itu untuk menumpahkan ejekan, hingga caci-maki.

Bahkan di dalam salah satu kolom komentar, warganet Indonesia menulis bahwa pernikahan sesama jenis dilarang oleh Tuhan dan bahwa pernikahan sejenis akan membawa azab.

Komentar-komentar itu kemudian dibalas oleh warga Thailand dan tak lama, kolom komentar Suriya pun berisi konten-konten kebencian antarnegara, penghinaan atas orientasi seksual, dan penghinaan terhadap agama tertentu.

“Saya punya banyak pertanyaan di kepala saya, ‘Mengapa?'” tulis Suriya di Facebook, seperti dilansir dari Coconut.

“Kami menikah di rumah kami yang nyaman bersama keluarga, di tempat saya sendiri, di negara saya, lalu apa yang salah dengan Indonesia dan orang Indonesia? Mengapa harus begitu dramatis? Mengapa kalian sangat kasar pada kami? Mengapa saya harus bersembunyi jika saya tidak berbuat salah?” tulis Suriya.

Ia mengatakan bahwa ia menghormati semua agama dan mengaku pernah bersekolah di Pattani, kawasan selatan Thailand yang warganya mayoritas beragama Islam.

“Saya tak pernah punya masalah di sana. Selain itu, sanak-saudara saya yang Muslim selalu mendukung saya. Agama tak pernah mengajari kalian untuk membenci orang lain, merendahkan orang lain. Sebaliknya agama memperbaiki hati untuk menjadi orang yang berahlak baik,” tulis dia.

Di Thailand pernikahan homoseksual memang belum sepenuhnya diakui oleh negara. Tetapi pengikatan sipil sudah diakui oleh negara dan dimanfaatkan oleh pasangan homoseksual meresmikan hubungan mereka.

Kini setelah dirinya, pasangannya, orang tuanya, keluarganya, dan bahkan fotografer pernikahannya menerima ancaman pembunuhan dari warganet Indonesia, Suriya menghubungi pengacara untuk meminta saran hukum.

Ronnarong Kaewpetch, pengacara yang dihubungi Suriya, memutuskan untuk membela pasangan itu dan memberikan peringatan keras untuk warga Indonesia yang memberikan komentar negatif serta ancaman terhadap kliennya.

“Orang Indonesia, kapan saja kalian masuk ke Thailand, saya akan meminta polisi menangkap kalian,” ancam Ronnarong.

RI punya warganet yang terkenal julid se Asia Tenggara

Warganet RI meman terkenal sadis. Bahkan perusahaan besar Microsoft saja pernah menobatkan bahwa warganet RI menempati urutan terbawah warganet paling sopan se Asia Tenggara.

Riset itu dirilis microsoft yang mengukur tingkat kesopanan digital pengguna internet dunia saat berkomunikasi di dunia maya.

Dalam riset Civility Index (DCI) tersebut, warganet Indonesia menempati urutan terbawah se-Asia Tenggara atau bisa disebut paling tidak sopan di wilayah Asia Tenggara.

Hal itu pun memancing kemarahan warganet di media sosial, baik di Twitter maupun Instagram. Di hari yang sama, lebih dari 56.400 twit terkait Microsoft kala itu.

Sumber: Hops.id
Editor: Ari