Ini Identitas Pasien Corona Asal Muarojambi Hari Ini

Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Muarojambi kembali bertambah. Berdasarkan hasil uji swab yang diterima hari ini Rabu 5 Agustus, terjadi penambahan sebanyak 1 orang.

Ini Identitas Pasien Corona Asal Muarojambi Hari Ini
Sekda Muarojambi Moh Fadhil Arief (Raden Romi/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Muarojambi kembali bertambah. Berdasarkan hasil uji swab yang diterima hari ini Rabu 5 Agustus, terjadi penambahan sebanyak 1 orang.

"Ada penambahan 1 kasus di Muarojambi perhari ini berdasarkan hasil uji swab yang sudah diumumkan. Dengan demikian secara komulatif ada 20 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Muarojambi," kata Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Muarojambi MHD. Fadhil Arief Rabu (5/8/20).

Pasien tersebut kata Fadhil, dinamakan pasien MJ 20. Pasien terkonfirmasi tersebut diketahui merupakan seorang perempuan berusia 42 tahun.

"Pasien MJ 20 ini berinisial MHP, perempuan 42 tahun asal Kecamatan Kumpeh Ulu. Saat ini sudah dirawat di RS Ahmad Ripin Sengeti," kata Fadhil Arief.

Dipaparkan Fadhil, dengan demikian secara komulatif sudah 20 kasus konfirm di Muarojambi. Dari 20 kasus konfirm tersebut, 13 orang dinyatakan sembuh dan 7 orang masih dirawat.

"Komulatif 20, sembuh 13 dirawat 7, sedangkan kasus kematian masih 1 orang. Kita berharap kasus kematian ini tidak bertambah dan semua pasien yang saat ini masih dirawat segera sembuh," kata Fadhil.

Pria yang juga menjabat Sekda Muarojambi ini tak henti-hentinya mengimbau dan mengajak masyarakat untuk terus waspada terhadap penyebaran virus Corona di Muarojambi. Di masa adaptasi kebiasaan baru ini, masyarakat haruslah selalu mematuhi protokol kesehatan COVID-19.

"Tetap selalu gunakan masker bila keluar rumah, rajin cuci tangan dan jaga jarak fisik 1 hingga 2 meter, dan tentunya tingkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dan selalu berdo'a agar Pandemi ini segera berlalu. Mari sama-sama kita putus rantai penyebaran corona di Muarojambi," pungkasnya.

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi