Isu Rekomendasi DPP PDIP untuk Tri Wahyu Hidayat Jadi Ketua DPC Bungo Menguat, Ini Respons Pengurus

Isu Rekomendasi DPP PDIP untuk Tri Wahyu Hidayat Jadi Ketua DPC Bungo Menguat, Ini Respons Pengurus
Wabup Bungo Tri Wahyu Hidayat bersama Gusriyandi Rifa'i ketua PDIP Kabupaten Bungo.

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Isu politik di Kabupaten Bungo kembali menghangat menjelang agenda Konfercab PDIP. Dalam beberapa hari terakhir, beredar informasi bahwa DPP PDIP disebut-sebut memberikan rekomendasi kepada Wakil Bupati Bungo, Tri Wahyu Hidayat, untuk memimpin DPC PDIP Bungo ke depan.

Hal ini ditanggapi oleh Ketua DPD PDIP Provinsi Jambi Edi Purwanto terkait kebenaran Informasi tersebut yang menyinggung soal arah rekomendasi DPP. Edi menegaskan bahwa hingga kini rekomendasi resmi belum dikeluarkan.

“Belum. Itu masih rahasia karena kita baru tahu pas Konfercab,” tulis Edi dalam percakapan tersebut, sembari menambahkan bahwa DPD pun belum mendapat informasi final.

Di sisi lain, sebuah unggahan di media sosial turut memantik spekulasi. Dalam postingan itu, seorang kader PDIP menulis pesan dukungan kepada salah satu figur dari Bungo, disertai ajakan untuk memperkuat barisan partai ke depan. Unggahan ini ikut memunculkan interpretasi baru di tingkat akar rumput mengenai arah dukungan partai menjelang restrukturisasi organisasi.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, tidak ada pernyataan resmi dari DPP PDIP mengenai siapa yang akan mendapat mandat sebagai Ketua DPC PDIP Bungo pada periode mendatang. Sumber internal menyebut bahwa keputusan biasanya diumumkan langsung saat Konfercab.

Pengamat lokal menilai bahwa dinamika ini adalah bagian dari proses wajar dalam tradisi politik PDIP, di mana rekomendasi DPP selalu menjadi penentu utama struktur kepemimpinan daerah. Nama Wakil Bupati Bungo sendiri memang kerap disebut dalam berbagai diskusi internal partai sebagai salah satu figur yang masuk radar DPP.

Meskipun kabar rekomendasi semakin ramai diperbincangkan, keputusan final tetap menjadi kewenangan penuh DPP PDIP. Publik dan kader kini menunggu hasil resmi yang akan diumumkan dalam Konfercab mendatang.

(Ari Widodo)