Iuran BPJS Naik, Warga Banyak Urus Penurunan Kelas

Iuran BPJS Naik, Warga Banyak Urus Penurunan Kelas
Warga Saat Mengurus Penurunan Kelas di BPJS (Dewi Anita/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA JAMBI- Menyikapi kenaikan tarif iuran peserta BPJS kesehatan , tampaknya banyak masyarakat yang datang ke BPJS Kesehatan Jambi guna untuk menurunkan kelas BPJS.

BPJS kesehatan Cabang Jambi melalui Kepala Bidang Kepesertaan dan pelayanan peserta M. Adithia dikonfirmasi oleh Brito.id Senin (18/11) membenarkan adanya minat peserta menurunkan kelas BPJS mereka.

" Ya ,banyak masyarakat yang datang hanya untuk menurunkan kelas BPJS nya, kebanyak dari kelas 1 dan 2 yang turun ke kelas 3 " terangnya.

Sementara itu saat ditanyakan berapa persentase perubahan kelas tersebut menurun, M Adithia belum bisa dijelaskan secara detail, karena pihaknya akan merampungkan data tersebut pada akhir bulan.

"karena kita biasanya merampungkan data per akhir bulan, yang jelas beberapa pekan ini memang banyak peserta menurunkan kelasnya,"tambah Adithia.

Kepala Bidang Kepesertaan dan pelayanan peserta BPJS Cabang Jambi juga menyatakan ,mayoritas alasan dari masyarakat menurunkan kepesertaan BPJS nya dikarenakan tingginya angka iuran pada 2020 mendatang.

"Daripada nunggak dan tidak sanggup bayar mending turunkan kelas, itu yang masih terjangkau pembayarannya kan samo bae," ucap Adithia.

"Yang jelas masyarakat tetap kooperatif dengan tetap bepeserta BPJS sesuai dengan kemampuannya," tambahnya.

Sebelumnya BPJS Cabang Jambi telah memberikan pemahaman terkait penyesuaian iuran jaminan kesehatan yang tertuang dalam Perpres no 75 tahun 2019 tentang perubahan atas Perpres no 82 tahun 2018 yang akan berlaku mulai 1 Januari 2020 mendatang.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Jambi Rizki Lestari menyebutkan, penyesuaian besar iuran ini diharapkan berdampak pada Kondisi keuangan Faskes yang membaik, kualitas layanan membaik dan peserta puas.

"Diharapkan tingkat kesadaran masyarakat meningkat karena dengan rutin bayar iuran, maka diharapkan tidak ada lagi yang menunggak. Sebab pemerintah sangat luar biasa sudah membantu menanggung iuran untuk rakyatnya," katanya.

Penulis: Dewi Anita

Editor: Rhizki Okfiandi