Jumlah Pasien Positif Corona Tertinggi di Jambi, Ini Langkah Pemkab Merangin

Pemkab Merangin akan mengambil berbagai langkah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Jumlah Pasien Positif Corona Tertinggi di Jambi, Ini Langkah Pemkab Merangin
Konferensi Pers yang Digelar Pemkab Merangin (Rhizki/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA MERANGIN - Pemkab Merangin akan mengambil berbagai langkah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Merangin, Al Haris, menyebutkan langkah pertama yang akan diambil tim ialah melakukan Rapid Test terhadap seluruh orang yang terlibat kontak fisik langsung dengan pasien Positif Corona.

"Ini sangat penting kita lakukan dulu, kita deteksi siapa-siapa saja yang kontak fisik dengan pasien positif," ujar Al Haris.

Kemudian, Pemkab Merangin juga akan melarang penduduk dari luar Kabupaten, untuk masuk ke Merangin, sehingga di seluruh Pos perbatasan akan dijaga ketat langsung.

"Kita akan suruh orang dari luar yang mau masuk ke Merangin putar arah, kecuali yang memegang surat dinas, ini juga sangat penting kita lakukan," katanya.

Kemudian Pemkab Merangin, mulai hari ini akan memberlakukan jam malam, dimana tidak ada lagi aktivitas apapun di atas jam 10 malam.

"Kita sudah kordinasi dengan Polres dan Kodim, jam malam mulai kita berlakukan," katanya.

Ketika ditanyakan apakah ada wacana untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Al Haris mengaku sudah ada wacana ke hal tersebut, namun tentunya perlu koordinasi dengan Pemprov Jambi.

"Kita harus lihat, persyaratan PSBB itu seperti apa, kalau memang ini harus kita lakukan, ya pasti akan kita lakukan," tegasnya.

"Dan terakhir saya minta kepada masyarakat kita untuk lebih waspada, jangan keluar rumah kalau tidak ada keperluan yang mendesak, kalaupun harus keluar, wajib gunakan masker," pungkasnya.

Penulis: Rhizki Okfiandi